Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Wabup Kembang Gagas Temu Pengusaha Muda Jembrana
Sabtu, 25 Agustus 2018,
11:49 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Minimnya jumlah pengusaha muda di Kabupaten Jembrana disikapi serius oleh Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan. Untuk memotivasi dan membangkitkan pengusaha muda di Jembrana, melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Jembrana Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan menggagas acara Temu Pengusaha Muda Jembrana yang diadakan di Gedung Kesenian Dr. Ir Soekarno Jumat (24/8) malam.
[pilihan-redaksi]
Hadir sebagai pembicara, I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna yang merupakan owner dari Krisna Oleh – Oleh Bali dan juga Ketut Wiratama, motivator dan juga pengusaha asal Jembrana dan dihadiri ratusan pengusaha muda Jembrana. Ketua panitia Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana I Made Gede Budiartha dalam sambutannya mengatakan, Pengusaha di Jembrana rasionya sangat kecil yakni 1,3 persen jumlah tersebut masih di bawah rata rata nasional.
Hadir sebagai pembicara, I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna yang merupakan owner dari Krisna Oleh – Oleh Bali dan juga Ketut Wiratama, motivator dan juga pengusaha asal Jembrana dan dihadiri ratusan pengusaha muda Jembrana. Ketua panitia Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana I Made Gede Budiartha dalam sambutannya mengatakan, Pengusaha di Jembrana rasionya sangat kecil yakni 1,3 persen jumlah tersebut masih di bawah rata rata nasional.
Untuk meningkatkan. Jumlah rasio tersebut sudah berbagai hal sudah dilakukan Pemkab Jembrana untuk memajukan dan menumbuhkan wirausaha baru diantaranya pendidikan dan pelatihan,permodalan,pembinaan manajemen dan pengembangan IPTEK,memfasilitasi kerjasama antara UMKM dengan pihak lain,perlindungan dan kepastian hukum dan UMKM serta memfasilitasi hak intelektual untuk UMKM. Selain itu untuk memajukan UMKM Diskoperindag Jembrana juga telah bekerjasama dengan salah satu Bank untuk membuka Rumah Kreatif Jembrana dengan fungsi sebagai alat pusat pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM di Jembrana.
Sementara menurut Made Kembang Hartawan, jumlah ideal pengusaha dalam satu wilayah adalah 4% dari jumlah penduduk, di Indonesia baru 3,1% sedangkan di Jembrana masih minim yaitu 1,3%. Terlebih negara maju, Malaysia 6%, Singapura 7%, Jepang 10%, bahkan Amerika Serikat 12%. Kembang berharap dari acara Temu Pengusaha Muda Jembrana yang dirangkaikan dengan HUT Kota Negara ke 123, akan memotivasi, membangkitkan dan bisa menambah jumlah pengusaha di Jembrana.
Menurut Kembang dari acara ini diharapkan akan tercetak pengusaha – pengusaha muda Jembrana, tentunya narasumber yang dihadirkan memiliki pengalaman dan kualitas terbaik yang bisa membangkitkan pengusaha muda di Jembrana. “Untuk mengisi HUT Kota Negara ke 123, nantinya acara ini akan digelar rutin tahunan dengan narasumber yang punya standar khusus,.” ungkap Kembang.
[pilihan-redaksi2]
I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna mengatakan bahwa potensi dan peluang Jembrana di bidang usaha oleh – oleh sangat besar. Ajik Krisna malah punya rencana akan membuka cabang Krisna di Taman Nasional bekerjasama dengan UMKM di Jembrana dan juga rencana membuka pabrik kaos di Jembrana, karena menurutnya cost di Denpasar sangat tinggi jika dibandingkan di Jembrana.
I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna mengatakan bahwa potensi dan peluang Jembrana di bidang usaha oleh – oleh sangat besar. Ajik Krisna malah punya rencana akan membuka cabang Krisna di Taman Nasional bekerjasama dengan UMKM di Jembrana dan juga rencana membuka pabrik kaos di Jembrana, karena menurutnya cost di Denpasar sangat tinggi jika dibandingkan di Jembrana.
“Terlebih lagi bahan bakunya di datangkan dari Jawa, tentunya lebih dekat di Jembrana,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Wayan Wasa pada acara tersebut menyampaikan jika acara seperti ini di gelar sebulan sekali. “Ilmu yang di dapat dalam acara seperti ini sangatlah luar biasa, namun jika di gelar setahun sekali daya ingatnya tentu akan kurang. Tapi jika bisa di gelar sebulan sekali akan sangat baik dengan begitu ingatan kita akan akan ilmu – ilmu baru akan selalu ada” ujar Wasa. (bbn/Jim/adv/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026