Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Gempa 5,5 SR Guncang Sumbawa Barat, Tidak Berpotensi Tsunami
Minggu, 26 Agustus 2018,
07:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan M=5,6 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5 pada pukul 01.33 Wib.
[pilihan-redaksi]
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS menyatakan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,53 LS dan 116,93 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 25 km arah utara Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 11 km.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS menyatakan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,53 LS dan 116,93 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 25 km arah utara Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 11 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter dan mekanisme sumbernya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Flores (Flores Back Arc Thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (Thrust Fault).
[pilihan-redaksi2]
Mengingat epicenternya relatif sama dengan gempabumi yang terjadi pada 19 agustus 2018 lalu, maka BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini merupakan rangkaian gempabumi susulan yang terjadi sebelumnya. Menurut informasi dirasakan dari masyarakat, dampak gempabumi dirasakan di Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa, Mataram II SIG-BMKG (III MMI), Kuta dan Denpasar I SIG-BMKG (II MMI).
Mengingat epicenternya relatif sama dengan gempabumi yang terjadi pada 19 agustus 2018 lalu, maka BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini merupakan rangkaian gempabumi susulan yang terjadi sebelumnya. Menurut informasi dirasakan dari masyarakat, dampak gempabumi dirasakan di Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa, Mataram II SIG-BMKG (III MMI), Kuta dan Denpasar I SIG-BMKG (II MMI).
Sementara itu, Hhasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 02.10 Wib, Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 2 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Untuk itu, BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026