Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 2 Agustus 2026
Pendapatan Daerah Bali 2019 Ditarget Naik Rp500 M Lebih
Selasa, 28 Agustus 2018,
23:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pendapatan daerah provinsi Bali tahun 2019 di luar Dana Alokasi Khusus (DAK) ditargetkan sebesar Rp4.878.972.108.400,00 meningkat Rp500.441.272,00 dibandingkan dengan pendapatan daerah pada APBD tahun 2018 di luar DAK sebesar Rp4.878.471.667.128,00.
[pilihan-redaksi]
Sedangkan pendapatan daerah tersebut direncanakan untuk alokasi belanja daerah dengan belanja tidak langsung sebesar Rp. 3.490.058.041.402,10 dan belanja langsung sebesar Rp.1.752.404.792.110,00.
Sedangkan pendapatan daerah tersebut direncanakan untuk alokasi belanja daerah dengan belanja tidak langsung sebesar Rp. 3.490.058.041.402,10 dan belanja langsung sebesar Rp.1.752.404.792.110,00.
Hal tersebut terungkap saat Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Pimpinan DPRD Provinsi Bali menandatangani Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Bali tahun 2019 di ruang rapat gabungan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (28/8).
[pilihan-redaksi2]
Dalam wawancaranya dengan awak media seusai penandatanganan KUA-PPAS, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya penyusunan KUA-PPAS telah mengakomodasi berbagai aspirasi yang ada baik itu aspirasi masyarakat, dewan serta proposal yang diajukan. Untuk itu, Gubernur Pastiks berharap kedepannya semua yang sudah direncanakan dapat diproses tepat waktu dan dilaksanakan sesuai anggaran yang telah disusun.
Dalam wawancaranya dengan awak media seusai penandatanganan KUA-PPAS, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya penyusunan KUA-PPAS telah mengakomodasi berbagai aspirasi yang ada baik itu aspirasi masyarakat, dewan serta proposal yang diajukan. Untuk itu, Gubernur Pastiks berharap kedepannya semua yang sudah direncanakan dapat diproses tepat waktu dan dilaksanakan sesuai anggaran yang telah disusun.
"Prosesnya masih panjang, untuk itu perlu dibahas dengan duduk bersama, dengan kepala dingin dan kompromi, sehingga nantinya dapat diverifikasi dan disetujui tepat waktu," imbuhnya.
Acara penandatanganan KUA-PPAS ini turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Bali, Anggota DPRD Provinsi Bali serta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 259 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 180 Kali
03
04
05
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 153 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026