Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Aksi Bersih Sampah Wujud Implementasi Segara Kertih
Sabtu, 15 September 2018,
16:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gerakan bersih sampah yang dilaksanakan di sekitaran pantai dan danau di Bali dalam rangka Hari Bersih-Bersih Sedunia tahun 2018 merupakan salah satu wujud implementasi kearifan lokal Segara Kertih.
[pilihan-redaksi]
Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada acara World Cleanup Day (WCD) tahun 2018 tingkat Provinsi Bali di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Sabtu (15/9). Selain di Denpasar, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di semua kabupaten/kota se-Bali.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada acara World Cleanup Day (WCD) tahun 2018 tingkat Provinsi Bali di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Sabtu (15/9). Selain di Denpasar, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di semua kabupaten/kota se-Bali.
Koster mengatakan gerakan bersih sampah sebagai bentuk komitmen dan aksi dalam rangka pengendalian pencemaran pesisir dan laut. Kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut serta mengelola dan melindungi lingkungan hidup sesuai dengan tata kehidupan krama Bali secara sekala dan niskala yang didasari asas nilai filsafat Sad Kertih.
“Kegiatan hari ini merupakan implementasi nyata dalam mewujudkan Segara Kertih,” ujarnya.
Ia berharap gerakan bersih sampah ini bukan sekedar sebuah seremonial, namun juga benar-benar merupakan suatu gerakan yang membumi dan efektif untuk mengatasi ancaman sampah di Bali. “Saya instruksikan kepada seluruh masyarakat Bali mulai dari OPD Provinsi, instansi vertikal, kabupaten/kota, perbankan, desa pakraman se-Bali dan stakeholders lainnya agar melakukan gerakan pemilahan, pengolahan melalui program 3R baik di kantor dan lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
Wagub Cok Ace yang hadir didampingi Ny. Tjok Putri Hariyani Sukawati juga menekankan agar bersih sampah ini menjadi sebuah budaya dan bukan hanya dilakukan pada hari tertentu saja. “Mari kita biasakan jika menemukan sampah untuk memungut dan membuang pada tempatnya,” kata tokoh pariwisata ini.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drh. Luh Ayu Aryani, MP dalama laporannya mengatakan World Clean Up Day 2018 dilakukan secara serentak pada tanggal 15 September 2018 di 150 negara dengan harapan diikuti lima persen dari populasi penduduk.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan” kata Aryani.
[pilihan-redaksi2]
Ia menambahkan aksi ini diharapkan menjadi gerakan masif menuju Bali yang hijau serta menunjukkan kepada dunia kekompakan masyarakat Bali untuk merawat lingkungan. Aksi pungut sampah di Denpasar ini melibatkan berbagai unsur seperti OPD Provinsi Bali, OPD Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, Komunitas Lingkungan, pelaku usaha, masyarakat setempat dan berbagai komponen dengan jumlah peserta sekitar 2500 orang.
Ia menambahkan aksi ini diharapkan menjadi gerakan masif menuju Bali yang hijau serta menunjukkan kepada dunia kekompakan masyarakat Bali untuk merawat lingkungan. Aksi pungut sampah di Denpasar ini melibatkan berbagai unsur seperti OPD Provinsi Bali, OPD Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, Komunitas Lingkungan, pelaku usaha, masyarakat setempat dan berbagai komponen dengan jumlah peserta sekitar 2500 orang.
Total ada 29 titik aksi bersih-bersih dengan tajuk “Suksma Bali” di seluruh Bali pada tanggal 15 September 2018 baik itu di pantai, pura, wilayah desa dan campuhan. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5963 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4663 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026