Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 2 Agustus 2026
Berkah Awig-Awig Hutan di Belok Sidan
Minggu, 16 September 2018,
14:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Masyarakat Desa Belok Sidan Kabupaten Badung kini menikmati berkah dari penerapan awig-awig hutan. Berkah tersebut tidak hanya berupa lestarinya hutan desa tetapi juga adanya manfaat ekonomi bagi masyarakat.
[pilihan-redaksi]
Tercatat dua dusun di Desa Belok Sidan telah menerapkan awig-awig pelestarian hutan sejak 5 tahun lalu. Dusun tersebut yaitu Dusun Bon dan Dusun Jempanang.
Pengelola Agrowisata D'Alas I Wayan Terima mengakui dengan lestarinya hutan telah menjadikan wilayah sekitarnya sebagai kawasan ekowisata. Berkembangnya ekowisata ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
"Aturan adat atau awig-awig lebih efektif dalam menjaga hutan, masyarakat mulai sadar, kalau dulu sampai bawa senso (alat pemotong kayu) ke tengah hutan" kata Terima yang juga pengelola Koperasi Sumber Merta Buana saat dikonfirmasi di Belok Sidan pada Minggu (16/9).
Menurut Terima, dengan adanya awig-awig hutan masyarakat tidak ada lagi yang sembarangan masuk hutan. Berbeda dengan sebelumnya, dimana sampai ada warga yang memindahkan patok batas hutan agar lahan miliknya menjadi lebih luas.
[pilihan-redaksi2]
"Dengan awig-awig sekarang yang melanggar bisa kena denda mulai dari satu juta rupiah, bahkan sekarang berburu juga sudah dilarang di sekitar wilayah desa" ungkap Terima.

Terima mengungkapkan sebelum adanya awig-awig pengawasan dilakukan oleh polisi hutan. Akibatnya pengawasan tidak efektif, karena jumlah personil yang terbatas dan kantornya berada di Denpasar.
"Kalau sekarang kan ada pecalang yang melakukan pengawasan, belum lagi masyarakat juga ikut berpartisipasi. Masyarakat juga berpartisipasi ikut melestarikan dengan melakukan penanaman " ujar Terima.

Terima berharap adanya kontribusi dari para pelaku pariwisata dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat. Mengingat kawasan disekitar hutan telah menjadi daerah tujuan wisata dan kawasan hutan menjadi daerah tangkapan air yang menyediakan pasokan air bagi daerah hilir. (bbn/mul)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 323 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 252 Kali
03
04
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 211 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026