Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Pemimpin IMF dan World Bank Sulit Lupakan Pidato Presiden Jokowi
Senin, 15 Oktober 2018,
11:38 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Presiden Grup Bank Dunia, Jim Yong Kim memberi catatan khusus terhadap pidato presiden Jokowi, yang menurutnya akan sulit dilupakan.
[pilihan-redaksi]
"Tidak ada yang meragukan peringatan Presiden, bahwa "winter is coming." Tantangan ekonomi ini bisa menjadi krisis jika kita tidak hadapi bersama. Solidaritas akan menjawab semua itu. Tantangan saat ini adalah kurangnya solidaritas diantara bangsa-bangsa yang berbeda budaya dan agama, dan juga kurangnya solidaritas terhadap kemiskinan," ungkap Kim seperti dikutip dari voaindonesia.com.
"Tidak ada yang meragukan peringatan Presiden, bahwa "winter is coming." Tantangan ekonomi ini bisa menjadi krisis jika kita tidak hadapi bersama. Solidaritas akan menjawab semua itu. Tantangan saat ini adalah kurangnya solidaritas diantara bangsa-bangsa yang berbeda budaya dan agama, dan juga kurangnya solidaritas terhadap kemiskinan," ungkap Kim seperti dikutip dari voaindonesia.com.
Seperti juga Kim, Christine Lagarde yang duduk di samping Luhut Binsar Panjaitan, juga mengatakan sebelumnya bahwa yang paling menarik baginya adalah pidato Presiden Jokowi dalam pertemuan paripurna yang memukau dunia.
[pilihan-redaksi2]
Dalam berbagai kesempatan, banyak pihak juga menyatakan bahwa pidato Jokowi adalah bagian yang paling berkesan dalam rangkaian pertemuan ini. Salah seorang yang terkesan adalah Lesetja Kganyago, Gubernur Bank Sentral Afrika Selatan, yang berbicara kepada media pada Sabtu (13/10) lalu.
Dalam berbagai kesempatan, banyak pihak juga menyatakan bahwa pidato Jokowi adalah bagian yang paling berkesan dalam rangkaian pertemuan ini. Salah seorang yang terkesan adalah Lesetja Kganyago, Gubernur Bank Sentral Afrika Selatan, yang berbicara kepada media pada Sabtu (13/10) lalu.
“Pidato itu mengkomunikasikan masalah yang sangat kompleks dengan cara yang sangat sederhana dan mengunakan cerita yang dipahami oleh kebanyakan orang. Apakah kita akan bicara soal hubungan perdagangan yang memanas atau kerja sama dunia. Cara komunikasi Presiden Jokowi sangat sederhana,” kata Kganyago. (bbn/voa/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 730 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 666 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 488 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 468 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026