Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Dinkes Tabanan Akui Ada Keluarga di Beberapa Kecamatan Menolak Imunisasi MR
Senin, 22 Oktober 2018,
14:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Di balik keberhasilan cakupan total kumulatif imunisasi Measles-Rubella (MR) Fase II di Tabanan mencapai 100,30% Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan mengakui masih menemukan kendala yakni adanya keluarga di beberapa kecamatan yang menolak untuk melakukan imunisasi MR, karena dianggap tidak halal.
[pilihan-redaksi]
Kendati demikian, pihak Dinkes Tabanan melakukan pendekatan sehingga sudah banyak yang mengikuti. “Kami sudah melakukan pendekatan, sehingga keluarga dapat mengerti. Sebelumnya sudah ada edaran dari Pemerintah jika imunisasi ini wajib dilakukan. Dari MUI sendiri juga sudah memperbolehkan karena beberapa alasan, salah satunya pentingnya imunisasi MR tersebut untuk kesehatan anak,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika saat menyerahkan penghargaan dari Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek karena atas keberhasilan Tabanan dalam mencapai lebih dari 95% bahkan Cakupan total kumulatif imunisasi di Tabanan mencapai 100,30% kampanye imunisasi Measles-Rubella (MR) Fase II.
Kendati demikian, pihak Dinkes Tabanan melakukan pendekatan sehingga sudah banyak yang mengikuti. “Kami sudah melakukan pendekatan, sehingga keluarga dapat mengerti. Sebelumnya sudah ada edaran dari Pemerintah jika imunisasi ini wajib dilakukan. Dari MUI sendiri juga sudah memperbolehkan karena beberapa alasan, salah satunya pentingnya imunisasi MR tersebut untuk kesehatan anak,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika saat menyerahkan penghargaan dari Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek karena atas keberhasilan Tabanan dalam mencapai lebih dari 95% bahkan Cakupan total kumulatif imunisasi di Tabanan mencapai 100,30% kampanye imunisasi Measles-Rubella (MR) Fase II.
Ia mencatat berdasarkan total kumulatif, imunisasi MR di Tabanan mencapai 98,82% dengan cakupan total 100,30 % atau 84522. “Total kumulatif dari tanggal 1 September hingga 16 Oktober 2018, kita berhasil mencapai cakupan 98,82% dengan cakupan total 100,30 %” ungkapnya.
Sementara, Bupati Eka memberikan apresiasinya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader kesehatan. Diharapkan penghargaan ini akan menambah semangat bagi jajarannya untuk terus berprestasi khususnya di bidang kesehatan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mendukung terlaksananya imunisasi MR di Kabupaten Tabanan, khususnya para kader kesehatan. Semoga dengan penghargaan ini kita akan lebih bersemangat lagi serta mempertahankan apa yang kita dapat sekarang.” ungkap Bupati Eka.
[pilihan-redaksi2]
Dalam kesempatan tersebut Bupati Eka juga mengingatkan tentang pentingnya hidup sehat, dimana hidup sehat dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan pola hidup sehat. “Hidup sehat itu terlahir dari diri sendiri. Terapkan pola hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Eka juga mengingatkan tentang pentingnya hidup sehat, dimana hidup sehat dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan pola hidup sehat. “Hidup sehat itu terlahir dari diri sendiri. Terapkan pola hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” katanya.
Keberhasilan Tabanan ini bukan yang pertama kali, sebelumnya di tahun yang sama Pemkab Tabanan telah diganjar penghargaan Kinerja Program Imunisasi Terbaik se-Indonesia selama 2015-2017 dari Kementrian Kesehatan, dengan capaian target di atas 100%.
“Kuncinya, masyarakat dan pemimpin harus selalu bekerja sama dan bergotong royong, sehingga kita dapat meraih prestasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat Tabanan,” imbuhnya. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026