Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 20 Juni 2026
Rentan Gangguan Jiwa, Denpasar Siapkan Remaja Hadapi Perubahan Emosi dan Sosial
Rabu, 24 Oktober 2018,
13:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan mempersiapkan generasi muda beda dan mantap jiwa melalui seminar kesehatan jiwa. Hal ini bercermin dari kondisi dimana kalangan remaja rentan mengalami gangguan jiwa akibat perubahan emosi dan sosial. Jika dibiarkan, remaja akan terjerumus ke dalam perilaku tidak sehat hingga bunuh diri.
[pilihan-redaksi]
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini yang dampingi Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, IB Eka Putra saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (24/10).
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini yang dampingi Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, IB Eka Putra saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (24/10).
Lebih lanjut Sri Armini menambahkan masa remaja dan dewasa muda merupakan masa dalam rentang kehidupan yang dipenuhi berbagai perubahan dan dinamika. “Berbagai perubahan tersebut meliputi fisik-biologis dari orang anak menuju dewasa. Melalui seminar ini kami harapkan para remaja dapat lebih mempersiapkan jiwa dalam menghadapi perubahan emosi dan sosial,” ujarnya.
Perubahan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal juga sangat rentan dipengaruhi faktor eksternal seperti pergaulan dan tuntutan sosial yang beda dari masa kanak-kanak ke remaja. Ini semua memberikan dampak psikologis yang besar terhadap prilaku anak.
Terlebih lagi kedepannya generasi muda menjadi penerus bangsa untuk itu harus benar-benar dipersiapkan jiwanya. WHO menyatakan separuh dari gangguan jiwa dimulai dari usia sekitar 14 tahun akan tetapi sebagian besar kasusnya tidak terdeteksi dan tertangani. Kasus depresi merupakan kasus terbanya yang dialami orang muda bila tidak ditangani mengarah pada terjadinya bunuh diri. Penggunaan alkohol dan prilaku seks bebas juga menjadi salah satu dampak gangguan jiwa pada anak muda.
Untuk perlu adanya upaya peningkatan kesehatan mulai dari rumah dan sekolah-sekolah. Interaksi yang harmonis dan sportif di sekolah harus terus diterapkan oleh pada pendidik. Hal ini menjadi salah satu mencegah terjadinya bullying di sekolah. Disamping juga melaksanakan kegiatan positif seperti aktivitas fisik termasuk juga membentuk kelompok belajar mandiri.
Sedangkan di rumah keluarga yang harmonis sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan jiwa remaja. “Kami harapkan para orang tua memberikan perhatian lebih pada anak-anak saat memasuki masa remaja,” harapnya.
[pilihan-redaksi2]
Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, IB Eka Putra menambahkan untuk mencegah hal tersebut Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan seminar dengan menyasar guru-guru UKS dan BK SMP dan SMA Negeri se-Kota Denpasar. “Melalui seminar ini kami harapkan guru-guru UKS dan BK dapat menyampaikannya pada guru sekolah untuk menyiapkan program kreatif bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.
Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, IB Eka Putra menambahkan untuk mencegah hal tersebut Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan seminar dengan menyasar guru-guru UKS dan BK SMP dan SMA Negeri se-Kota Denpasar. “Melalui seminar ini kami harapkan guru-guru UKS dan BK dapat menyampaikannya pada guru sekolah untuk menyiapkan program kreatif bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut IB Eka Puta menambahkan seminar kesehatan jiwa untuk remaja merupakan pertama dilaksanakan di Bali dengan menghadirkan narasumber psikolog Nena Mawar Sari dan dr spesialis jiwa I Gsuti Rai Putra Wiguna. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026