Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Tri Sandhya Mampu Menurunkan Jumlah Denyut Nadi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan Tri Sandhya dapat menurunkan jumlah denyut nadi dibandingkan dengan sebelum melakukan Tri Sandhya. Penurunan ini terjadi karena tubuh berada pada fase relaksasi-istirahat sehingga jantung bekerja secara efektif pada saat setelah melakukan Tri Sandhya.
[pilihan-redaksi]
Hal ini terungkap saat persentasi penelitian berjudul “Hubungan Puja Tri Sandhya Dengan Kebugaran dan Biomagnetik Tubuh” oleh siswi SMA Negeri 3 Denpasar Ni Made Ajeng Triana. Persentasi hasil penelitian ini dilakukan serangkaian kegiatan “Denpasar Inovation Award Ke-VI Tahun 2018 di Rumah Pintar Kota Denpasar.
“Tahapan Pranayama yang merupakan tahapan pengaturan napas menjadi tahapan yang penting dalam dalam upaya relaksasi tubuh. Proses pernapasan ini memiliki hubungan dengan tingkat kebugaran jasmani dan tenaga dalam seseorang,” papar Ni Made Ajeng Triana saat memaparkan hasil penelitiannya dihadapan dewan juri pada Rabu (24/10).
[pilihan-redaksi2]
Ajeng Triana mengungkapkan rata-rata keseluruhan jumlah denyut nadi dari sebelum dan setelah melakukan Tri Sandhya mengalami penurunan sebesar 2,53 kali/menit, dari rata-rata sebelum sebesar 67,51 kali/menit menjadi 64,98 kali/menit setelah melakukan Tri Sandhya. Dimana berdasarkan literatur denyut nadi normal antara 60-100 kali/menit.
Ajeng Triana menambahkan pelaksanaan Tri Sandhya juga mampu meningkatkan pancaran biomagnetik tubuh. Dimana kerja jantung yang semakin efektif berdampak pada meningkatkan pancaran biomagnetik tubuh. [bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 462 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 365 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 310 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun