Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Pemilahan Sampah Salah Satu Solusi Kurangi Dampak Negatif Terhadap Lingkungan
Selasa, 30 Oktober 2018,
08:12 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Jembrana. Di tengah peliknya permasalahan sampah saat ini yang menjadi isu global pemilahan sampah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi selain juga untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan kepada lingkungan.
[pilihan-redaksi]
Hal itu disebutkan Sekda Jembrana I Made Sudiada yang mewakili Bupati Artha saat pelaksanaan Bimtek pengelolaan sampah Senin (29/10) di Negara. Menurutnya permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah seorang, namun perlu dukungan serta partisipasi segenap masyarakat.
Hal itu disebutkan Sekda Jembrana I Made Sudiada yang mewakili Bupati Artha saat pelaksanaan Bimtek pengelolaan sampah Senin (29/10) di Negara. Menurutnya permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah seorang, namun perlu dukungan serta partisipasi segenap masyarakat.
“Saya berharap peserta pelatihan ini nantinya mampu memotivasi masyarakat di sekelilingnya untuk menerapkan cara–cara pengelolaan sampah yang benar. Kedepan peran serta masyarakat dalam pengolahan sampah dapat dioptimalkan,” ujar Sudiada.
Sementara itu, Pemkab Jembrana melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan sampah. Bimtek digelar melibatkan peserta inti 30 orang dari kelompok bank sampah desa dan kelurahan, serta staf kebersihan dan penanggulangan sampah dari Dinas LH. Hadir membuka pelaksanaan bimtek Sekretaris Daerah Kab. Jembrana I Made Sudiada mewakili Bupati Jembrana.
[pilihan-redaksi2]
Dalam laporannya, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana I Ketut Kariadi Erawan mengatakan bimtek akan digelar selama 4 hari yakni 29 Oktober hingga 1 November 2018, dengan pengenalan teknologi pengelolaan sampah kepada peserta. Mulai dari teknologi dan konsep pengomposan, potensi daur ulang sampah dengan sistem 3 R, kerajinan daur ulang sampah, manajemen bank sampah sampai pengenalan potensi sampah sebagai alternative sumber energi. Selain itu peserta juga akan diajak meninjau langsung pengelolaan sampah yang ada di desa Tangkas dan Lepang, Kab. Klungkung.
Dalam laporannya, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana I Ketut Kariadi Erawan mengatakan bimtek akan digelar selama 4 hari yakni 29 Oktober hingga 1 November 2018, dengan pengenalan teknologi pengelolaan sampah kepada peserta. Mulai dari teknologi dan konsep pengomposan, potensi daur ulang sampah dengan sistem 3 R, kerajinan daur ulang sampah, manajemen bank sampah sampai pengenalan potensi sampah sebagai alternative sumber energi. Selain itu peserta juga akan diajak meninjau langsung pengelolaan sampah yang ada di desa Tangkas dan Lepang, Kab. Klungkung.
Ia juga menambahkan, melalui bimtek ini akan mampu meningkatkan kompetensi SDM, untuk siap menjadi tenaga terampil serta fasilitator di masing-masing bank sampah dan pengelolaan sampah di masing – masing desa.” Peserta nantinya mampu sebagai kader motivator lingkungan penggerak masyarakat, secara sadar menurunkan timbulan dan mampu memilah sampah dengan pola 3R dari sumbernya,” ujar Kariadi. (bbn/Jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 427 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 369 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 357 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026