Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sosialisasi Pencegahan Penyakit Masyarakat Undang Pemilik Panti Pijat dan Salon
Selasa, 6 November 2018,
14:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesbangpol Kota Denpasar menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat di Kota Denpasar Selasa (6/11) dengan mengundang 100 orang pemilik Panti Pijat, Salon serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kota Denpasar untuk mencegah penularan HIV/AIDS dan narkotika.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Seketaris Kesbangpol Denpasar I Wayan Wirawan di Gedung Santi Graha. Dalam kesempatan itu Wirawan mengatakan, penyakit masyarakat (Pekat) adalah hal-hal atau perbuatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang meresahkan masyarakat serta tidak sesuai dengan aturan agama dan adat serta tata krama kesopanan. Karenanya, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan mengingat banyak permasalahan di masyarakat khususnya akibat pergaulan bebas yang menyebabakan penyakit masyarakat (HIV, AIDS, Narkotika).
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang timbul akibat pergaulan bebas maka lebih dini Badan Kesbangpol mengadakan suatu kegiatan yang bersifat pencegahan yang diberikan kepada masyarakat," ujar Wirawan.
Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini sekaligus sebagai langkah awal dalam mewujudkan program pembangunan di bidang sosial sehingga masyarakat peka dan selalu tanggap dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Mengingat penyakit masyarakat merupakan perilaku menyimpang yang terjadi dalam sosial masyarakat. Bentuk-bentuk penyimpangan tersebut apabila terus berkembang akan menyebabkan timbulnya penyakit sosial yang dalam masyarakat. Beberapa penyakit sosial yang bisa ditemukan dimasyarakat salah satunya narkotika, obat-obatan terlarang dan minuman keras.
Dengan demikian program ini sangat tepat untuk terus dilaksanakan mengingat jumlah warga yang mendapat pemahaman sosialisasi ini masih terbatas, sehingga program pemerintah Kota Denpasar menuju kota kondusif dan berbudaya secara bertahap dapat diwujudkan.
Ia juga mengatakan kegiatan ini sesungguhnya memiliki makna strategis seiring dengan meningkatnya masalah-masalah sosial di masyarakat diantaranya terjadinya seks bebas, pelecehan seksual, sampai prostitusi online yang meresahkan masyarakat di sekitarnya.
Sementara Ketua Panitia sekaligus Kabid Ketahanan Ekososbud Ormas AA Gede Raka Wiadnyana mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang pengertian serta upaya untuk pencegahan dari pada penyakit masyarakat tersebut. Sehingga dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan 100 orang pemilik Panti Pijat, Salon serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kota Denpasar.
Untuk materi yang disampaikan kepada peserta adalah tentang tentang bahaya penyakit HIV/AIDS yang disampaikan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar, tentang narkoba disampaikan Badan Narkotika Nasional Kota Denpasar, Penanggulangan Gepeng dan PSK/ Prostitusi dari Polresta Denpasar dan ketertiban umum dari Satpol PP Kota Denpasar.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026