Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
OTT Pungli Karcis Obyek Wisata, Kapolda Bali Bantah Melemahkan Desa Adat
Jumat, 9 November 2018,
19:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maraknya operasi saber pungli terhadap pemungut karcis masuk di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan dan di kawasan Obyek Wisata Pura Tirta Empul, Gianyar, beberapa waktu lalu mendapat kritikan tajam dari masyarakat. Namun Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose membantah tindakan polisi tersebut dapat melemahkan desa adat.
Operasi pungli yang gencar dilakukan Polda Bali terhadap pemungut karcis wisata kini menjadi sorotan pengguna media sosial. Seperti kasus OTT pungli karcis masuk di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan dan di kawasan Obyek Wisata Pura Tirta Empul, Gianyar.
Para pengguna media sosial menilai tindakan kepolisian dapat melemahkan desa adat. Namun hal ini dibantah Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, usai memimpin sertijab lima pejabat utama Polda Bali dan dua Kapolres di Polda Bali, Jumat (9/11).
“Jangan dibalik-balik. Tindakan kami bukan melemahkan desa adat tapi justru menguatkan desa adat. Di aturan Perda sudah jelas menyebutkan yaitu mengambil dari aset di desa, kontribusi warga desa dan pihak ketiga yang tidak mengikat. Kalau mengikat yang seperti itu berarti bertentangan dengan undang-undang,” tegas Irjen Golose.
Kapolda menjelaskan, kepolisian akan melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku selama kegiatan yang melanggar atau menyalahgunakan wewenang.
“Kita tetap mengikuti aturan yang ada. Jangankan di desa, Bupati, Walikota sampai Gubernur banyak masuk penjara karena menyalahgunakan wewenang,” ujar jenderal bintang dua asal Manado ini.
Irjen Golose menjelaskan sekarang ini sedang gencar operasi saber pungli dan pihaknya melalui fungsi Binmas bekerjasama dengan pemerintah daerah beberapa kali melakukan edukasi ke aparat desa untuk mengikuti aturan yang berlaku.
“Tolong dicatat bahwa saya menghormati kegiatan cultural (budaya) di desa dan kearifan lokal. Tapi, desa juga tidak boleh melanggar hukum positif yang diterapkan oleh negara,” tegasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026