Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pemprov Bali Lirik Pembiayaan Non-APBD Garap Infrastruktur
Jumat, 9 November 2018,
23:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali melirik skema pembiayaan proyek infrastruktur tanpa melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai alternatif terbatasnya anggaran pemerintah untuk melakukan pembangunan yang tidak sebanding dengan kebutuhan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan kegiatan ekonomi di Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menyadari bahwa pendapatan daerah baik Provinsi maupun kabupaten di Bali tidaklah tinggi. Dari sembilan kabupaten menurutnya hanya Badung, Denpasar dan Gianyar yang PAD-nya cukup besar. Sementara provinsi Bali PAD-nya ‘hanya’ Rp.3,3 triliun.
“Beruntung Bali diselamatkan kepentingan nasional dan internasional sebagai tuan rumah sehingga mendapat bantuan pembangunan infrastruktur,” ujarnya saat menerima paparan CEO PINA Center Ekoputro Adijayanto di Gedung Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (9/11).
Kedepan Ia berharap Bali bisa mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru diluar pajak kendaraan. Salah satunya dengan membangun infrastruktur-infrastruktur pariwisata dan penunjang pariwisata yang memberdayakan masyarakat sekitar. Untuk pembangunan infrastruktur tersebut ia akan memprioritaskan pembiayaan dari dalam negeri.
PINA (Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah) adalah skema pembiayaan proyek infrastruktur tanpa melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui penggalangan sumber pembiayaan alternatif agar dapat digunakan untuk berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek strategis nasional yang membutuhkan modal besar.
Menurut Eko pembangunan infrastruktur tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBN dan APBD. Sampai tahun 2019 saja, hanya 41,3 persen pembangunan infrastruktur yang ditopang anggaran pemerintah. Itulah sebabnya diperlukan sumber pembiayaan lain. “PINA menjadi pengungkit sehingga yang tadinya seperti tidak bisa menjadi bisa,’ kata Eko.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026