Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 20 Juni 2026
Video Ismaya Diduga Kuat di Mako Brimob Polda, Kombespol Hengky: Bisa Saja Hoax
Rabu, 14 November 2018,
09:09 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viralnya rekaman video Ismaya di jeruji tahanan mengundang sejumlah pertanyaan di masyarakat, benarkah rekaman video Ismaya tersebut berada di tahanan Mako Brimob Polda Bali? Bagaimana bisa handphone masuk ke sel Brimob yang notabene pengamanannya sangat ketat?
Lokasi rekaman tersebut berlatar belakang jeruji tahanan diduga kuat saat Ismaya mendekam di tahanan Mako Brimob Polda Bali. Namun Polda Bali menduga rekaman tersebut hoax.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, tidak banyak komentar. Saat dikonfirmasi, Senin (12/11), Kombes Hengky malah menanyakan dari mana video tersebut.
“Ini video darimana, kok bisa dibilang viral. Harus jelas sumbernya dulu. Bisa saja hoax?,” jelas perwira melati tiga di pundak ini.
Dalam rekaman video tersebut, Ketut Putra Ismaya Jaya tidak mengenakan baju tahanan orange. Tapi mengenakan baju kaos putih dan celana pendek bercorak belang-belang. Pria asal Karangasem yang akrab dipanggil “Keris” itu dalam kondisi tangan dan kaki diborgol.
Masih dalam rekaman video, Ismaya mengeluarkan curhatnya dan meminta tolong agar dirinya mendapatkan keadilan karena tidak dianggap sebagai Warga Negara Indonesia. Dia juga terlihat sedih ketika menceritakan bahwa penanganannya tidak manusiawi.
“Kaki dan tangan saya di rantai. Saya disini kedinginan dan tidak bisa pakai apa-apa. Saya ini manusia yang diciptakan Tuhan dengan penuh rasa. Binatang saja dimasukkan ke kerangkeng rantainya dilepas. Tapi saya diperlakukan begini,” keluhnya direkaman tersebut.
Ismaya mengatakan, kondisinya seperti ini akibat diperlakukan tidak manusia oleh para penguasa di Bali. Namun Ismaya berjanji akan terus berjuang untuk mencari keadilan.
“Saya diam dan tidak berani bersuara karena demi menjaga nama baik Bali. Saya maju jadi calon DPD Bali untuk berbuat demi Bali dan bangsa Indonesia, tapi diberlakukan begini oleh penguasa,” ungkapnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026