Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 21 September 2026
Perarem Anti Narkoba Persempit Ruang Gerak Pengedar di Desa Pekraman
Kamis, 15 November 2018,
16:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dengan dikukuhkannya Desa Bersih Narkoba diharapkan ruang gerak bagi para pengedar akan semakin sempit, terlebih dengan ditandatanganinya Pararem Anti Narkoba maka hal ini memilki nilai strategis bagi desa pekraman untuk melakukan pencegahan di desanya.
"Pararem yang ada akan mengikat seluruh krama adat di wilayah desa pekramannya. Jika ada krama yang terlibat, maka pararem yang ada diterapkan, krama yang terlibat akan kena hukuman positif dan juga sanksi adat," imbuhnya dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam acara Peresmian Desa Bersih Narkoba, Pengukuhan Relawan Anti Narkoba dan Penandatanganan Pararem di Balai Budaya, Gianyar, Kamis (15/11).
Dikatakan Bali merupakan salah satu Provinsi yang rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dari data yang dilansir BNN pada tahun 2017, angka penyalahgunaan narkoba di Bali mencapai 1,62% atau setara dengan 50.539 jiwa. Meskipun angka tersebut telah mengalami penurunan dari tahun 2016.
Namun kita tidak boleh lengah mengingat narkoba sudah masuk sampai ke pelosok desa terpencil di Bali. Untuk itu, Gubernur Koster menyambut baik terobosan dari BNN dengan menggandeng desa dinas dan desa adat melalui pengukuhan Desa Bersih Narkoba untuk mencegah sedini mungkin penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tengah masyarakat.
Sementara itu Kepala BNN RI Heru Winarko dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya Bali termasuk dalam lima besar daerah pengguna narkoba dan daerah yang paling banyak jenis narkoba yang beredar. Peredaran narkoba dan penyalahgunaannya tidak hanya menyasar kaum muda, tetapi juga orang dewasa bahkan anak-anak dan beredar sampai ke pelosok desa.
Oleh karena itu, dengan pengukuhan Desa Bersih Narkoba dan dikuatkan dengan pararem yang ada, maka diharapkan angka peredaran dan penggunaan narkoba khususnya di Bali dapat terus menurun. "Mungkin nantinya desa bersih narkoba dapat dimasukkan sebaga salah satu kriteria dalam lomba desa. Semua komponen masyarakat di desa bekerjasama agar desa memilki ketahanan akan narkoba. Kedepannya saya harapkan semua desa di Bali bersih dari narkoba. Mari kita hidup sehat tanpa narkoba, " tuturnya.
Dalam acara yang dihadiri Bupati Gianyar, Anggota Forkopimda Kabupaten Gianyar, Kepala BNN Kabupaten/kota se Bali, Ketua Majelis Madya Desa Pekraman Gianyar dan LSM anti narkoba se Bali, juga diisi dengan pembukaan selubung desa bersih narkoba, pelantikan relawan anti narkoba dengan penyematan pin oleh Kepala BNN RI serta penandatangan pararem dan penyerahan piagam penghargaan pararem oleh Wakil Gubernur Bali kepada perwakilan bendesa.
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8243 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5699 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3560 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2407 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026