Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Bahel Kubu Manfaatkan Pohon Gebang Sebagai Bahan Baku Kerajinan

Tanaman Bernilai Ekonomis di Lahan Kering

Senin, 19 November 2018, 12:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Gebang merupakan tanaman sejenis Agave memiliki nilai ekonomis bagi Desa Dukuh Karangasem karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan berupa tas, tatakan gelas, hiasan penjor sampai dijadikan rambut barong maupun ogoh-ogoh. 

Ketua kelompok pengrajin Darma Kerthi Bajar Dinas Bahel, Kecamatan Kubu, Desa Dukuh, Karangasem, I Nyoman Darma mengatakan kelebihan tanaman gebang tanaman ini adalah kemampuannya tumbuh di lahan kering sehingga sangat pas dikembangkan di Desa Dukuh. 
 
"Kurang lebih ada 50 are lahan produktif kami tanami tanaman Gebang. Tanaman ini juga merupakan salah satu tanaman yang yang memberi manfaat dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga masyarakat di Desa kami ini," jelasnya.
 
 
Dilanjutkan, tanaman Gebang rata-rata dipanen mulai dari umur 3 tahun sampai 5 tahun. Lamanya panen, tentu tergantung dari bibit Gebang yang akan ditanam juga. Lebih lanjut, Darma menuturkan masyarakat memanfaatkan tanaman Gebang mulai dari menjadi namanya Bagu sampai Gembrang dimana untuk Gembrang, dalam sehari pengerajin mampu menghasilkan 10 meter. Atau, sebutnya, dalam 1 jam bisa menghasilkan 3 meter untuk satu orang pengerajin. Untuk Gembrang bisanya dikerjakan sebanyak 20 orang pengerajin. 

"Dalam sehari pengrajin disini rata-rata bisa menghasilkan sebanyak 10 meter Gembrang, yang dalam sekali angkut oleh pengepul kurang lebih mencapai 50 meter. Dengan harga diserahkan ke pengepul sebesar Rp.4.000 per meter," ucapnya.
 
Untuk pesanannya, Darma mengaku paling banyak dipesan beberapa bulan lalu sebelum hari raya Galungan dan Nyepi sebagian besar dari Daerah Puaye Sukawati, Gianyar. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami