Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Fenomena Mistis: Tanah di Gua Ditemukannya Rahang Dipercaya Ampuh Sembuhkan Penyakit
Jumat, 7 Desember 2018,
19:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Seiring munculnya fenomena mistis setelah ditemukannya cincin dan rahang yang diduga sebagai benda dan fosil manusia purba tersebut, tanah di lokasi penemuan konon dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit.
[pilihan-redaksi]
Seperti yang diungkapkan oleh Mangku Gede Wayan Berata didampingi Gede Dana, yakni penemu benda tersebut mengungkapkan beberapa orang mulai datang ke gua dan mengambil tanah yang ada di lokasi titik ditemukannya rahang yang diduga sebagai fosil manusia purba tersebut untuk dibawa pulang.
Seperti yang diungkapkan oleh Mangku Gede Wayan Berata didampingi Gede Dana, yakni penemu benda tersebut mengungkapkan beberapa orang mulai datang ke gua dan mengambil tanah yang ada di lokasi titik ditemukannya rahang yang diduga sebagai fosil manusia purba tersebut untuk dibawa pulang.
"Katanya bisa menyembuhkan berbagai penyakit," tutur Mangku Gede.
Menurutnya, selama ini dirinya sama sekali tidak pernah mengatakan ataupun memberitahukan apapun apakah itu tanah memang bisa menyembuhkan penyakit atau tidak. Hanya saja, warga datang dengan sendirinya untuk mengambil tanah dan dibawa pulang. Dari pengakuan beberapa orang yang dituturkan oleh Mangku Gede, sesampainya di rumah tanah yang dibawa itu akan dicampur dengan air seperti membuat teh.
Air tersebut lantas diminum dan dipercaya bisa menyembuhkan penyakit. Sejauh ini, Mangku Gede mengaku tidak pernah melakukan praktek pengobatan apapun di dalam gua. Bersama beberapa muridnya, ia hanya mempelajari weda dan buku bebantenan saja.
Gua Giri Kencana
Gua Giri Kencana, begitu nama gua angker tempat ditemukannya cincin dan rahang yang diduga sebagai fosil manusia purba pada 21 Agustus 2018 lalu.
Nama Giri Kencana ini sendiri menurut Jero Mangku Gede Wayan Berata diberikan oleh Nabe Ida Pandite Empu Dharma Yoga dari Griya Jaya Santi, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng yang beberapa waktu lalu sempat datang langsung ke Gua dan melakukan puja.
"Anehnya kedatangan Ida Pandita tersebut juga dikatakan karena mendapatkan suatu pawisik untuk melaksanakan puja di dalam gua," tutur Mangku Gede.
[pilihan-redaksi2]
Mangku Gede juga mengungkapkan bahwa dirinya juga mendapat pesan dari Ida Pandita agar menjaga tingkah laku jika sedang berada di dalam gua tersebut, bahkan Ida Pandite juga sempat mengatakan bahwa beberapa jenis barang lainnya juga nanti akan kembali ditemukan di Goa tersebut.
Mangku Gede juga mengungkapkan bahwa dirinya juga mendapat pesan dari Ida Pandita agar menjaga tingkah laku jika sedang berada di dalam gua tersebut, bahkan Ida Pandite juga sempat mengatakan bahwa beberapa jenis barang lainnya juga nanti akan kembali ditemukan di Goa tersebut.
Sementara itu, dari penglihatan spiritualnya, Jero Mangku Gede Wayan Berata menceritrakan bahwa dahulu kala gua ini dijadikan sebagai tempat untuk bertapa atau semedi oleh para leluhur. Untuk saat ini, Goa yang berukuran 5 x 9 meter ini dijadikan tempat untuk mempelajari Weda serta bebantenan oleh Jero Mangku Gede bersama dengan beberapa orang murid spiritualnya. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026