Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Wagub Cok Ace Ingin Pasraman Memiliki Kekuatan Hukum dan Membangun Karakter
Minggu, 9 Desember 2018,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berharap untuk kedepannya keberadaa pasraman semakin eksis di tengah masyarakat dan memiliki kekuatan hukum, dan pendidikannya akan lebih banyak menekankan pada pembangunan karakter.
[pilihan-redaksi]
"Pasraman mengajarkan tiga unsur penting pendidikan yaitu etika, seni, dan logika. Ketiga hal ini sangat penting dalam membangun karakter generasi muda saat ini, jangan sampai terjadi degradasi etika dan sikap individualisme. Kedepannya saya ingin agar pasraman bisa jadi pendidikan formal," ungkapnya saat membuka secara resmi Festival Pasraman Indonesia 2018, di Wantilan Desa Wisata Kertalangu, Denpasar, Sabtu (8/12).
"Pasraman mengajarkan tiga unsur penting pendidikan yaitu etika, seni, dan logika. Ketiga hal ini sangat penting dalam membangun karakter generasi muda saat ini, jangan sampai terjadi degradasi etika dan sikap individualisme. Kedepannya saya ingin agar pasraman bisa jadi pendidikan formal," ungkapnya saat membuka secara resmi Festival Pasraman Indonesia 2018, di Wantilan Desa Wisata Kertalangu, Denpasar, Sabtu (8/12).
Lebih jauh dalam sambutannya, Wagub Cok Ace menyampaikan keberadaan pasraman di tengah-tengah masyarakat berperan penting dalam pembentukan dan pembinaan karakter manusia sebagai salah satu penopang sumber daya manusia. Meskipun pasraman masih dikategorikan sebagai pendidikan informal, namun sesungguhnya pasraman telah mengajarkan unsur-unsur pendidikan formal.
[pilihan-redaksi2]
Ditambahkan Cok Ace, penguatan karakter dan jati diri haruslah senantisa berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal yang kita miliki. Kemajuan zaman dengan arus perubahan yang begitu pesat dewasa ini menuntut kita semua untuk dapat memfilter berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu pelaksanaan festival pasraman ini merupakan langkah strategis dalam rangka penguatan karakter dan jati diri bangsa dalam kerangka kebhinekaan.
Ditambahkan Cok Ace, penguatan karakter dan jati diri haruslah senantisa berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal yang kita miliki. Kemajuan zaman dengan arus perubahan yang begitu pesat dewasa ini menuntut kita semua untuk dapat memfilter berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu pelaksanaan festival pasraman ini merupakan langkah strategis dalam rangka penguatan karakter dan jati diri bangsa dalam kerangka kebhinekaan.
Festival Pasraman Indonesia yang diikuti oleh seluruh anggota perkumpulan pasraman Indonesia yang terdiri dari 108 pasraman berlangsung dari tanggal 8-9 Desember 2018. Festival Pasraman Indonesia yang mengangkat tema "Kebersatuan Pasraman Untuk Pengembangan dan memperkokoh Karakter Bangsa ini" juga diisi dengan kegiatan simposium, pameran, kuliner, donor darah, yoga dan meditasi serta pengobatan alternatif dan medis. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026