Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Pasca Petir Menyambar Rumah, Sugiarti Mengaku Telinganya Hampir Tidak Bisa Mendengar
Rabu, 30 Januari 2019,
07:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca petir menyambar rumah milik warga Ketapang Muara Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, salah satu anggota keluarga, Sugiarti mengaku telinganya masih mendengung akibat suara petir tersebut.
"Pasca petir malam itu telinga saya hampir tidak bisa mendengar," jelasnya, Selasa (29/1). Sebelumnya, hujan deras disertai petir terjadi pada Selasa (29/01) sekitar jam 01.00 wita menyambar satu unit rumah milik Saifullah (65) di Dusun Ketapang Muara Desa Pengambengan Kecamatan Negara.
Saat dimintai keterangan, pemilik Saifullah menceritakan musibah iitu pada Selasa dini hari kemarin tersebut, saat kejadian mereka sedang lelap tidur. Saat petir keras pertama, ia sudah mencabut kabel antena TV sudah. Ketika petir yang ketiga sangat keras dan seperti gempa.
Tiba-tiba listrik padam dan rumahnya penuh asap bahkan ada kobaran api. Atap rumah mereka yang dari genteng hancur dan berhamburan. Selain itu peralatan rumah milik korban seperti lemari, tv dan barang lainnya rusak.
Namun beruntung Saifullah beserta keluganya selamat, hanya saja lengan saifullah mengalami luka gores akibat terkena pecahan kaca jendela rumahnya. "Kami terkejut dan berusaha menyelamatkan diri," kata Sugiarti.
Sebagai langkah awal penanganan warga yang rumahnya terkena sambar petir adalah membantu korban memperbaiki instalasi listrik, pembersihan puing-puing atap rumah yang hancur dengan bergotong royong.
Kelian Dusun Ketapang Muara Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jamal Asik mengatakan setelah salah satu warganya Saifullah mengalami musibah rumah disambar petir, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Jembrana dan Dinas Sosial agar bisa segera ditindak lanjuti. Akibat musibah itu, diprakirakan korban mengalami kerugian Rp 15 juta.
"Sebagai langkah awal, penanganan dengan membantu korban memperbaiki instalasi listrik, pembersihan puing-puing atap rumah yang hancur dengan bergotong royong," terang Jamal Asik, Selasa (29/1).
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 175 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 141 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 117 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 102 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 92 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026