Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Wali Kota Rai Mantra Himbau Momen Hari Raya Nyepi Kembangkan Rasa Toleransi
Senin, 4 Maret 2019,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi ini Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra menghimbau segenap komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk saling menghormati, mengembangkan rasa toleransi berdasarkan konsep Catur Paramitha dan Tri Hita Karana hidup berdampingan menghormati keragaman budaya.
[pilihan-redaksi]
“Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi serta selamat Tahun Baru Caka 1941 kepada segenap umat Hindu dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga kita selalu dapat melakukan seradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan,” ujar Rai Mantra dan Jaya Negara, Senin (3/3).
“Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi serta selamat Tahun Baru Caka 1941 kepada segenap umat Hindu dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga kita selalu dapat melakukan seradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan,” ujar Rai Mantra dan Jaya Negara, Senin (3/3).
Dikatakan pergantian Tahun yakni Tahun Baru Caka bagi umat Hindu ditandai dengan bulan gelap atau Tilem pada Sasih Kesanga. Tahun Baru Caka 1941 Tahun ini jatuh pada tanggal 7 Maret 2019 yang disambut dengan rangkaian upacara Melasti, Tawur, Nyepi dan Ngembak Geni.
Prosesi Melasti atau “Melis” dirangkaikan dengan upacara penyucian Pratime ke laut, danau atau sungai. Hal ini memiliki makna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa-Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan implementasi mengikuti ajaran dharma. Setelah Melasti Umat Hindu melaksanakan upacara Tawur yang juga dikenal sebagai Tawur Kesanga atau Tawur Agung yang bermakna mensucikan Palemahan Keluarga, Banjar, Desa Pekraman, seluruh wilayah.
[pilihan-redaksi2]
Pada malam harinya merupakan akhir dari Tahun Caka 1941 yang masih dalam agenda Tawur Kesanga yang digelar dengan gelaran budaya Ogoh-ogoh. Sedangkan besoknya merupakan pelaksanaan hari suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1941 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna hening. Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri esok harinya dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti.
Pada malam harinya merupakan akhir dari Tahun Caka 1941 yang masih dalam agenda Tawur Kesanga yang digelar dengan gelaran budaya Ogoh-ogoh. Sedangkan besoknya merupakan pelaksanaan hari suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1941 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna hening. Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri esok harinya dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti.
Beranjak dari makna Hari Suci Nyepi, Walikota Denpasar IB. Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara mengajak segenap umat Hindu dan masyarakat Kota Denpasar untuk melaksanakan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai suatu Yadnya Suci meningkatkan sradha bhakti dalam melaksanakan Dharma Agama dan Dharma Negara. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2766 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026