Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Gunung Agung Alami Erupsi 39 Detik
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Gunung Agung mengalami erupsi selama 39 Detik pada 17 Maret 2019 sekitar pukul 08.03 Wita. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah Timur dengan tinggi 500 m di atasi puncak.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Agung KESDM, Badan Geologi, PVMBG disebutkan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5 mm. Saat ini Gunung Agung berada pada satatus level III atau siaga.
Dengan status tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan diminta agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona bahaya. Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru.
Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4922 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3419 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2141 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 855 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan