Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
7 Warga Binaan Lapas Perempuan Ikuti Asbest Festival ke-2
Minggu, 17 Maret 2019,
18:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Asosiasi Bordir, Endek & Songket Kota Denpasar (Asbest) kembali menggelar Asbest Festival Tahun 2019. Asbest Festival ke-2 ini dikemas dalam beragam kegiatan bernuansa bordiran endek dan songket. Bahkan uniknya lagi terdapat penampilan apik dari tujuh orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar terlihat anggun dan memukau saat lengak-lengok di atas catwalk.
[pilihan-redaksi]
Penampilan fashion show tujuh orang WBP ini mampu menarik hati pengunjung Plaza Renon tak terkecuali Walikota Rai Mantra serta Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra. Orang nomer satu di Kota Denpasar ini juga menyempatkan diri untuk mengabadikan penampilan fashion show para WBP melalui ponsel pribadinya.
Penampilan fashion show tujuh orang WBP ini mampu menarik hati pengunjung Plaza Renon tak terkecuali Walikota Rai Mantra serta Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra. Orang nomer satu di Kota Denpasar ini juga menyempatkan diri untuk mengabadikan penampilan fashion show para WBP melalui ponsel pribadinya.
Ketua Umum Asbest Ni Wayan Ria Mariani menambahkan dalam acara Asbest Festival Ke-2 Tahun 2019 terdiri dari lomba fashion show endek "back to 70's", lomba menyanyi lagu daerah dresscode modifikasi , parade fashion show tuna rungu, parade fashion show petugas dan WBP LPP Klas IIA Denpasar, Zumba Party The Touch of Endek, dan talk show "Cantik Tanpa Plastik".
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Rai Mantra memberikan apresiasi kepada Kalapas Perempuan Kelas II A Denpasar serta seluruh warga binaan lapas. Hal ini lantaran para WBP Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar berhasil tampil dengan apik dalam acara Asbest Festival Ke-2 tahun 2019.
"Saya sangat mengapresiasi Ibu Kalapas atas penampilan apik WBP pada Asbest Festival II, hal ini merupakan salah satu terobosan pembinaan mental dan sosialisasi mereka. Sehingga mereka ada rehabilitasi secara langsung berinteraksi di dalam mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, dengan demikian mereka tidak harus terasing," ujar Rai Mantra bersama Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra membuka festival dengan membunyikan angklung di Plaza Renon, Denpasar, Sabtu (16/3) malam dan akan berlangsung hingga 17 Maret.
Keikutsertaan WBP Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar merupakan pemikiran out of the box. "Ini baru pertama kali kita lihat. Makanya saya bilang ini hebat. Ini adalah pemikiran yang bisa saya bilang out of the box," tambahnya.
Rai Mantra menjelaskan bahwa WBP yang kini memiliki banyak aktifitas dan kreatifitas sehingga memiliki banyak hasil karya, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama antara Pemerintahan Kota Denpasar dengan Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar. "Boleh saja, nggak masalah kita punya konseling, itu tidak masalah kalau memang mau dipergunakan dengan mereka. Ini merupakan suatu interaksi rehabilitasi sosial kepada masyarakat," ungkapnya.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra juga memberikan apresiasi penampilan tujuh WBP dalam Asbest festival ke 2 tahun. Menurutnya acara Asbest dapat memperkenalkan endek kepada masyarakat luas. Seperti yang kita lihat bahwa endek itu bisa digunakan dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra juga memberikan apresiasi penampilan tujuh WBP dalam Asbest festival ke 2 tahun. Menurutnya acara Asbest dapat memperkenalkan endek kepada masyarakat luas. Seperti yang kita lihat bahwa endek itu bisa digunakan dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua.
Sehingga dalam Asbest Festival ini pihaknya melibatkan beberapa teman dari kalangan disabilitas untuk meramaikan fashion show ini. Pemerintah Kota Denpasar dalam berbagai kegiatan sering melibatkan anak-anak disabilitas. Hal tersebut untuk memberikan kepercayaan yang lebih kepada mereka.
“Dengan memberikan ruang kreatifitas yang sebebas-bebasnya ini memberikan pendidikan mental bagi para WBP, dan ini sangat efektif untuk pengembangan dirinya kedepan, termasuk ikut mempromosikan kerajinan endek dan songkat ini," ucapnya. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026