Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Wagub Cok Ace Minta PPAT Jaga Profesionalitas dan Prinsip Kehati-Hatian
Kamis, 21 Maret 2019,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memiliki peranan yang sangat strategis dalam penyelesaian administrasi pertanahan, dimana PPAT adalah Pejabat umum yang diberikan kewenangan untuk membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun.
[pilihan-redaksi]
Oleh karena itu, dengan kewenangan yang diberikan kepada PPAT dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, diharapkan sikap profesionalitas dan prinsip kehatian-hatian menjadi perhatian para PPAT.
Oleh karena itu, dengan kewenangan yang diberikan kepada PPAT dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, diharapkan sikap profesionalitas dan prinsip kehatian-hatian menjadi perhatian para PPAT.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menghadiri acara Up Grading dan Rakornas Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Tahun 2019 yang digelar di Agung Room, Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (21/3)
“Hal ini penting diingatkan karena PPAT merupakan salah satu profesi yang terikat dengan kode etik organisasi dan harus tunduk dengan peraturan perundang-undangan. Kita semua berharap jangan sampai ada PPAT dalam melaksanakan profesinya justru melanggar hukum bahkan terjebak dalam perilaku yang menyimpang dan mencederai profesinya,” tegas Wagub yang akrab disapa Cok Ace tersebut.
Ia menghimbau PPAT dalam melaksanakan tugas profesinya dapat menjalin kerjasama dengan instansi terkait seperti Badan Pertanahan maupun kantor Pajak dan sebagainya guna menghindari potensi kesalahan maupun menghindari potensi timbulnya sengketa hokum yang dapat merugikan masyarakat.
[pilihan-redaksi2]
Sementara Ketua Panitia Rakornas IPPAT Wilayah Bali, Made Widiada menegaskan bahwa kepengurusan wilayah Bali akan memghadapi tantangan yang semakin kompleks karena beragamnya kepentingan yang secara sadar akan mewarnai jalannya dalam roda organisasi. Untuk itu lanjut Made Widiada seluruh anggota mesti punya komitmen yang sama untuk tetap menjaga kebersamaan PPAT.
Sementara Ketua Panitia Rakornas IPPAT Wilayah Bali, Made Widiada menegaskan bahwa kepengurusan wilayah Bali akan memghadapi tantangan yang semakin kompleks karena beragamnya kepentingan yang secara sadar akan mewarnai jalannya dalam roda organisasi. Untuk itu lanjut Made Widiada seluruh anggota mesti punya komitmen yang sama untuk tetap menjaga kebersamaan PPAT.
“Para PPAT harus bersatu dalam sebuah komitmen yang sama jika IPPAT inging menjadi organisasi yang kuat dihormati dan dapat dibanggakan,” ujar Widiada.
Sementara itu, Perwakilan Kementrian Agraria dan Tata Ruang Kepala BPN RI Dirjen Hubungan Hukum Keagrariaan Jamalludin pada kesempatan itu mengharapkan agar para anggota IPPAT terus meningkatkan profesionalisme diri, agar bisa memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3774 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026