Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Wagub Cok Ace Dorong Peran Relawan ACT Beri Edukasi Kebencanaan
Senin, 15 April 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mendorong para relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ikut turun beri edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana sehingga masyarakat menjadi tangguh dan siap selamat dalam kondisi bencana.
[pilihan-redaksi]
"Tumbuhkan rasa empati masyarakat untuk turut peduli. Masyarakat, pemerintah, akademisi, pihak swasta dan awak media bersinergi membangun kesiapsigaaan dan ketangguhan dalam penangulangan bencana, “ ungkapnya saat menerima Ketua Cabang Bali Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Arief Mashudi, di ruang kerjanya, Senin (15/4).
"Tumbuhkan rasa empati masyarakat untuk turut peduli. Masyarakat, pemerintah, akademisi, pihak swasta dan awak media bersinergi membangun kesiapsigaaan dan ketangguhan dalam penangulangan bencana, “ ungkapnya saat menerima Ketua Cabang Bali Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Arief Mashudi, di ruang kerjanya, Senin (15/4).
Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra menyambut baik dan mengapresiasi peran relawan ACT baik dalam penanganan kebencanaan maupun gerakan sosial lainnya.
Ditambahkan Cok Ace, Penanggulangan bencana bukan semata mata tanggung jawab pemerintah saja, diperlukan sinergitas semua komponen masyarakat. Tidak hanya penanganan pasca bencana yang harus kita siapkan, namun tak kalah pentingnya adalah edukasi kepada masyarakat terkait potensi potensi bencana serta kesiapsiagaan masyarakat akan bencana.
[pilihan-redaksi2]
Dalam laporannya, Arief Mashudi menyampaikan bahwasannya keberadaan ACT secara nasional sudah ada sejak tahun 2005 (sejak bencana Tsunami Aceh) dan khususnya di Bali relawan ACT sudah mulai turun sejak meletusnya Gunung Agung Tahun 2017. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, relawan ACT selalu bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dinas terkait lainnya.
Dalam laporannya, Arief Mashudi menyampaikan bahwasannya keberadaan ACT secara nasional sudah ada sejak tahun 2005 (sejak bencana Tsunami Aceh) dan khususnya di Bali relawan ACT sudah mulai turun sejak meletusnya Gunung Agung Tahun 2017. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, relawan ACT selalu bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dinas terkait lainnya.
Ditambahkannya, ACT tidak hanya bergerak dalam penanggulangan kebencanaan, namun juga bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengadaan air bersih serta program bedah rumah atau rumah layak huni.
“Kami tidak hanya bekerja pada tanggap darurat saja namun juga dilakukan pra dan pasca bencana. Kedepan kami juga ingin membentuk Desa Mandiri di Bali yang bisa diintegralkan dengan kepariwisataan yang merupakan penggerak utama roda perekonomian masyarakat Bali," imbuhnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3818 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026