Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 14 Agustus 2026
Memasuki Periode Kritis di Era Digital, Anak Perlu Diajari Literasi Keuangan
Selasa, 16 April 2019,
09:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Literasi keuangan untuk anak-anak diperlukan karena saat ini anak-anak di era digital memasuki periode kritis.
[pilihan-redaksi]
Hal ini disebabkan karena mereka lebih mudah terpicu membeli barang terlebih dengan gencarnya paparan iklan melalui perangkat teknologi akibat kurang pahamnya anak-anak pada makna uang sesungguhnya.
Hal ini disebabkan karena mereka lebih mudah terpicu membeli barang terlebih dengan gencarnya paparan iklan melalui perangkat teknologi akibat kurang pahamnya anak-anak pada makna uang sesungguhnya.
Psikolog Anak dan Keluarga, Roslina Verauli mengatakan dalam pembelajaran literasi keuangan tersebut mereka akan diajarkan secara cerdas bagaimana mengelola uang, tentunya dengan bahasa anak yang mudah dipahami sesuai tahap usia anak tersebut.
Dirinya mencontohkan, saat ini anak-anak jarang melihat transaksi langsung dengan menggunakan uang langsung. Karena, sebagian besar anak-anak lebih melihat orang di sekitarnya berbelanja seperti melalui online, mengambil uang di ATM belanja memakai kartu. Anak-anak tidak melihat proses secara keseluruhan.
"Anak-anak saat ini kurang paham seperti misalnya, uang tersebut harus didapatkan terlebih dahulu, cara mendapatkanya dengan cara bagaimana, dan uang tersebut dapat ditukarkan dengan apa. Itu yang kurang dipahami, karena anak-anak saat ini jarang melihat transaksi lansung dengan menggunakan uang langsung," paparnya, Senin (15/4) di Denpasar.
Maka dari itu dirinya mengimbau, orang tua terkait dengan masalah tersebut dapat mengajarkan anak-anaknya, dengan cara-cara sederhana. Mulai dari, menggenalkan uang secara fisik serta mengajarkan bahwa uang memiliki nilai yang dapat ditukarkan dengan suatu hal pada anak.
[pilihan-redaksi2]
"Pada usia anak yang lebih tinggi, ajak anak ke pasar guna melihat adanya transaksi uang, ajarkan anak untuk mencatat pengeluaran, dan kenalkan rekening tabungan di Bank juga," ucapnya.
"Pada usia anak yang lebih tinggi, ajak anak ke pasar guna melihat adanya transaksi uang, ajarkan anak untuk mencatat pengeluaran, dan kenalkan rekening tabungan di Bank juga," ucapnya.
Orang tua, lanjutnya, juga harus menjadi teladan bagi anak dalam mengelola uang. Hal ini, penting karena, pola pikir dan perilaku anak terbetuk dari orang yang mereka lihat dan alami di rumah.
"Orang tua juga tentu harus paham dengan literasi keuangan. Jika belum, orang tua sangat perlu belajar sesuai tahap usia pada anak-anaknya," tutupnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026