Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Antusiasme Warga Lokal Memuncak di Festival Ganja Thailand
Jumat, 26 April 2019,
10:16 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Thailand. Usai melegalkan penggunaan ganja untuk medis, Festival "Pan Buriram" digelar selama tiga hari di kota Buriram menjadi pertunjukan terbaru untuk penggunaan narkoba.
[pilihan-redaksi]
Dikutip dari thejakartapost.com, di kota yang sepi yang terletak sekitar lima jam di sebelah timur laut Bangkok dan dikenal terutama karena kompetisi sepakbola dan olahraga motornya itu, sebuah partai politik telah menyetujui manfaat penanaman ganja, sementara itu konferensi dan diskusi bertema ganja bermunculan di seluruh Thailand. Bersamaan dengan itu, festival Buriram menjadi pertunjukan terbaru untuk penggunaan narkoba.
Dikutip dari thejakartapost.com, di kota yang sepi yang terletak sekitar lima jam di sebelah timur laut Bangkok dan dikenal terutama karena kompetisi sepakbola dan olahraga motornya itu, sebuah partai politik telah menyetujui manfaat penanaman ganja, sementara itu konferensi dan diskusi bertema ganja bermunculan di seluruh Thailand. Bersamaan dengan itu, festival Buriram menjadi pertunjukan terbaru untuk penggunaan narkoba.
Thailand menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan ganja untuk keperluan medis tahun lalu, bergabung dengan daftar negara lain yang terus bertambah termasuk Kanada, Australia, Israel dan lebih dari setengah negara bagian AS.
Pasar global diperkirakan akan mencapai puluhan miliar dalam waktu kurang dari satu dekade, tetapi implementasi lambat dari undang-undang Thailand telah tertinggal di belakang gelombang antusiasme lokal.
[pilihan-redaksi2]
Salah satu pengguna ganja di Thailand, Biksu Chaivisit Visitvekin, (67) adalah satu dari ribuan warga yang muncul dan mengantri untuk mengajukan dokumen dengan Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari amnesti bagi mereka yang sudah menggunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit.
Salah satu pengguna ganja di Thailand, Biksu Chaivisit Visitvekin, (67) adalah satu dari ribuan warga yang muncul dan mengantri untuk mengajukan dokumen dengan Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari amnesti bagi mereka yang sudah menggunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit.
Dia mengatakan dia mengambilnya untuk sakit bahu di antara penyakit lainnya. "Saya menggunakannya sebelumnya dan tidak memiliki efek samping," katanya.
Suasana pada hari pembukaan festival terlihat suasana kehati-hatian dan kegembiraan yang berpadu atas legalisasi ganja medis di Thailand yang dikelola junta.
Polisi bersenjata seakan-akan tidak mau pergi ketika lagu-lagu Bob Marley dipompa keluar dari audio. Para penjual kertas dan pipa untuk ganja bergulir dan aroma ganja yang tajam memenuhi pinggiran luar halaman. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2388 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026