Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penahanan Kepala Sekolah SMAN 1 Atap Nusa Penida Atas Kasus Korupsi Bisa Diperpanjang
Rabu, 1 Mei 2019,
08:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Penahanan tersangka Kepala Sekolah SMAN 1 Atap Nusa Penida, I Nyoman Beres S,Pd. oleh Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Klungkung atas kasus korupsi pengelolaan dana alokasi (DAK) Kemendikbud khusus pembangunan ruang kelas baru tahun anggaran 2017 dapat diperpanjang.
[pilihan-redaksi]
"Masa penahanan bisa diperpanjang melihat pada kebutuhan pemberkasan sebelum diserahkan ke jaksa penuntut umum," ujar Kacabjari Klungkung di Nusa Penida A.Luga Harlianto, Selasa (30/4) malam.
"Masa penahanan bisa diperpanjang melihat pada kebutuhan pemberkasan sebelum diserahkan ke jaksa penuntut umum," ujar Kacabjari Klungkung di Nusa Penida A.Luga Harlianto, Selasa (30/4) malam.
Lebih lanjut dia mengatakan penahanan dilakukan sejak tanggal 30 april 2019 sampai dengan 19 mei 2019 di rutan kelas IIB Klungkung. Dijelaskan pada tahun 2017, SMAN 1 Atap Nusa Penida mendapatkan dana alokasi khusus bidang pendidikan untuk pembangunan 4 unit ruang kelas baru mengingat SMA ini hanya memiliki dua ruangan.

Hingga saat ini, kata dia, bangunan hanya berupa pondasi dasar dan tiang sehingga ruang kelas baru tidak pernah terwujud. Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), ditemukan kerugian negara kurang lebih Rp166 juta.
[pilihan-redaksi2]
DIsebutkan sebelum dilakukan penahanan, dokter sempat memeriksa tersangka. Hasilnya, tensinya juga stabil. Saat ditanya penyidik, tersangka mengaku siap ditahan. Bahkan meminta penyidik segera menyidangkan perkara itu. Alhasil setelah diperiksa sekitar 2 jam, tersangka ditahan.
DIsebutkan sebelum dilakukan penahanan, dokter sempat memeriksa tersangka. Hasilnya, tensinya juga stabil. Saat ditanya penyidik, tersangka mengaku siap ditahan. Bahkan meminta penyidik segera menyidangkan perkara itu. Alhasil setelah diperiksa sekitar 2 jam, tersangka ditahan.
Luga menegaskan, pihaknya memutuskan menahan tersangka lantaran khawatir tersangka melarikan diri, karena dua bulan terakhir tidak ada di rumahnya. Informasinya, tersangka tinggal di Denpasar. Surat panggilan pemeriksaan Selasa siang juga dikirim lewat pesan elektronik Whatsapp.
"Karena di rumahnya di Nusa Penida sepi, kami komunikasi dengan tersangka. Dia minta suratnya dikirim lewat whatsapp saja," katanya.
Selain itu, penyidik khawatir tersangka mengulangi perbuatannya, mengingat tersangka masih aktif sebagai kepala sekolah.
"Atas beberapa alasan itu kami lakukan penahanan karena kami khawatir," imbuhnya. (bbn/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026