Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Orang Tua Lapor Polisi, Diduga Bayinya Meninggal di Tempat Penitipan Anak
Jumat, 10 Mei 2019,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Orang tua yang memiliki bayi melaporkan Tempat Penitipan Anak (TPA) PHC di Jalan Drupadi VII nomor 2A Renon, Denpasar Timur (Dentim), ke Polresta Denpasar, pada Kamis (9/5) sore lalu.
[pilihan-redaksi]
Laporan itu menyusul tewasnya seorang bayi berusia 3 bulan berjenis kelamin perempuan saat dititipkan oleh orang tuanya, Andika Angara (27) ke TPA tersebut. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban, Andika Angara (27) akan menjemput bayinya. Diketahui, bayi perempuan tersebut sedianya dititip setiap pagi, dan dijemput oleh orang tuanya pada sore harinya.
Laporan itu menyusul tewasnya seorang bayi berusia 3 bulan berjenis kelamin perempuan saat dititipkan oleh orang tuanya, Andika Angara (27) ke TPA tersebut. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban, Andika Angara (27) akan menjemput bayinya. Diketahui, bayi perempuan tersebut sedianya dititip setiap pagi, dan dijemput oleh orang tuanya pada sore harinya.
Andika yang tinggal di Jalan Akasia XV Gang Seroja nomor 23, Kesiman, Dentim, mendatangi TPA di PHC di Jalan Drupadi VII nomor 2A Renon, Dentim, Kamis (9/5) sore hari.
Tiba disana, Andika disuruh menunggu oleh pegawai setempat. Ia pun sempat berpikir anaknya masih dikenakan baju. Namun karena lama tidak datang, Andika kembali bertanya ke pegawai.
“Tapi ponakan saya justru dibentak pegawai, disitu ponakan saya marah dan bertanya ada apa dengan anaknya," tutut Ketut KS, kerabat Andika saat ditemui melapor ke Polresta Denpasar, Jumat (10/5).
[pilihan-redaksi2]
Ketut KS menduga pihak TPA menutup-nutupi kejadian tersebut. Bahkan, pihak penitipan sempat memberitahu kepada Andika bahwa bayinya dibawa ke RS Bross Denpasar karena sakit. Kaget bayi perempuanya dirawat di RS, Andika pergi ke RS Bros Denpasar.
Ketut KS menduga pihak TPA menutup-nutupi kejadian tersebut. Bahkan, pihak penitipan sempat memberitahu kepada Andika bahwa bayinya dibawa ke RS Bross Denpasar karena sakit. Kaget bayi perempuanya dirawat di RS, Andika pergi ke RS Bros Denpasar.
Tiba disana, bak disambar petir Andika mendapat kabar anaknya sudah meninggal dunia. Tidak terima anaknya meninggal, Andika melaporkannya ke Polresta Denpasar Kamis (9/5) sekitar pukul 17.00 Wita.
Dihubungi wartawan, Jumat (10/5), Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan kasusnya kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
"Orangtua korban masih dimintai keterangan oleh penyidik," terang mantan Kapolsek Kuta Utara itu. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026