Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Orang Tua Lapor Polisi, Diduga Bayinya Meninggal di Tempat Penitipan Anak

Jumat, 10 Mei 2019, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/dektrin.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Orang tua yang memiliki bayi melaporkan Tempat Penitipan Anak (TPA) PHC di Jalan Drupadi VII nomor 2A Renon, Denpasar Timur (Dentim), ke Polresta Denpasar, pada Kamis (9/5) sore lalu. 
 
[pilihan-redaksi]
Laporan itu menyusul tewasnya seorang bayi berusia 3 bulan berjenis kelamin perempuan saat dititipkan oleh orang tuanya, Andika Angara (27) ke TPA tersebut. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban, Andika Angara (27) akan menjemput bayinya. Diketahui, bayi perempuan tersebut sedianya dititip setiap pagi, dan dijemput oleh orang tuanya pada sore harinya. 
 
Andika yang tinggal di Jalan Akasia XV Gang Seroja nomor 23, Kesiman, Dentim, mendatangi TPA di PHC di Jalan Drupadi VII nomor 2A Renon, Dentim, Kamis (9/5) sore hari. 
 
Tiba disana, Andika disuruh menunggu oleh pegawai setempat. Ia pun sempat berpikir anaknya masih dikenakan baju. Namun karena lama tidak datang, Andika kembali bertanya ke pegawai. 
 
“Tapi ponakan saya justru dibentak pegawai, disitu ponakan saya marah dan bertanya ada apa dengan anaknya," tutut Ketut KS, kerabat Andika saat ditemui melapor ke Polresta Denpasar, Jumat (10/5). 
 
[pilihan-redaksi2]
Ketut KS menduga pihak TPA menutup-nutupi kejadian tersebut. Bahkan, pihak penitipan sempat memberitahu kepada Andika bahwa bayinya dibawa ke RS Bross Denpasar karena sakit. Kaget bayi perempuanya dirawat di RS, Andika pergi ke RS Bros Denpasar. 
 
Tiba disana, bak disambar petir Andika mendapat kabar anaknya sudah meninggal dunia. Tidak terima anaknya meninggal, Andika melaporkannya ke Polresta Denpasar Kamis (9/5) sekitar pukul 17.00 Wita. 
 
Dihubungi wartawan, Jumat (10/5), Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan kasusnya kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). 
 
"Orangtua korban masih dimintai keterangan oleh penyidik," terang mantan Kapolsek Kuta Utara itu. (bbn/Spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami