Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Arak Bali Susah Go Internasional (6): Jadi Ilegal di Rumah Sendiri
Rabu, 15 Mei 2019,
08:29 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski namanya sudah terkenal hingga keluar negeri, namun faktanya perkembangan produksi dan peredaran Arak Bali dari tahun ke tahun tidak begitu menggembirakan. Karena ketatnya aturan, Arak Bali yang dibuat oleh rakyat Bali masih dikategorikan ilegal atau tidak sah dimata hukum.
[pilihan-redaksi]
"Kendalanya secara regulasi Arak Bali tidak boleh berproduksi, karena untuk berproduksi secara legal atau resmi, persyaratannya ketat. Nah, bisa dibayangkan bagaimana produk rakyat itu (arak Bali) menjadi ilegal kan?. Kalau produksi terkendala regulasi, tentu peredarannya juga terkendala," ujar pemerhati Arak Bali, Ngakan Made Giriyasa.
Meski arak Bali sudah dibuat secara turun temurun oleh rakyat Bali, menurut Giri, faktanya arak Bali hingga kini belum mempunyai standarisasi produksi dan standar bahan dasar.
"Produksi dan peredaran Arak Bali yang dibuat oleh rakyat Bali, juga masih terkendala regulasi atau aturan pemerintah. Definisi dalam regulasi ini sudah menjadi kendala (pengembangan arak Bali)," ujarnya kepada Beritabali.com.
[pilihan-redaksi2]
Arak Bali buatan rakyat yang sering diminum saat ini, jelas Giri, secara regulasi tidak bisa disebut arak tradisional, namun bisa disebut minuman beralkohol saja. Jika ditambah kata tradisional, maka pembuatannya hanya untuk keperluan adat istiadat dan upacara keagamaan.
"Supaya terminologinya tepat, arak yang diminum itu disebut saja Arak Bali, nggak perlu pakai kata tradisional," kata pria yang membina pembuat arak di wilayah Daerah Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem ini. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026