Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (2): Kedepan Bisa Dibuat Blended Arak atau Arak Gold
Kamis, 16 Mei 2019,
06:29 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Untuk mengembangkan industri arak Bali, kedepan bisa dilakukan berbagai invovasi. Salah satunya membuat blended arak (arak campuran) seperti yang sudah dilakukan pada whisky dengan produk blended whisky.
"Saya mau kedepannya Arak Bali itu seperti Whisky yang sudah mendunia yaitu menjadi Blended arak (arak campur) atau Arak Blended seperti Blended whisky. Misalnya kalau arak beras atau ketan sebagai bahan dasar lalu diblended dengan kelapa, nanti akan menghasilkan arak blended jenis baru, kemudian arak beras atau ketan diblended dengan jaka (enau) maka akan jadi arak blended jenis baru,".
"Arak beras atau ketan diblended dengan ental jadi arak varian baru, atau diblended semuanya jadi arak blended. Inovasi ini nanti bisa saja dilakukan untuk kepentingan pengembangan produksi arak Bali," jelas Ngurah Udayana, salah satu bartender kelas dunia asal Bali, saat ditemui Beritabali.com di kawasan Sanur, Denpasar, belum lama ini.
Blended arak seperti blended whisky ini, kata Ngurah, akan membantu arak untuk lebih diakui dunia dan akan membuat arak Bali jadi "go internasional"
"Atau nanti bisa main warna kayak whisky, seperti arak white, arak red, arak black, arak gold, arak green dan lain lain, atau pakai level jadi ada Arak level 1, Arak level 2 , Arak level 3 dan seterusnya, disesuaikan dengan bahan dasar dan proses pembuatannya," ujar juara dunia bartender tingkat Asia dan dunia yang kini ikut membidani produksi vodka dan whisky lokal buatan Bali di perusahaan tempatnya bekerja.
"Itu kan contoh saja, kalau ada ide yang lainnya kan lebih bagus. Ini kan ide untuk kemajuan arak Bali," ujarnya.
Agar arak Bali bisa go nasional ataupun go internasional, Ngurah mengatakan pembuat arak di Bali harus berkumpul dan duduk bersama. Dengan duduk bersama diharapkan akan ada kesepakatan terkait standarisasi arak Bali.
Menurutnya, dengan duduk bersama, maka para produsen arak di Bali akan bisa merumuskan standarisasi produksi dan bahan dasar pembuatan arak Bali, baik itu yang berbahan pohon "ental" (Siwalan, juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal), "jaka" (enau/aren), kelapa, beras atau ketan. Juga bisa membahas berbagai inovasi pengembanan arak Bali seperti membuat blended arak dan inovasi pembuatan arak Bali lainnya. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026