Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mengangkat Derajat Arak Bali (2): Kedepan Bisa Dibuat Blended Arak atau Arak Gold

Kamis, 16 Mei 2019, 06:29 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/travel kompas

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Untuk mengembangkan industri arak Bali, kedepan bisa dilakukan berbagai invovasi. Salah satunya membuat blended arak (arak campuran) seperti yang sudah dilakukan pada whisky dengan produk blended whisky.
 
"Saya mau kedepannya Arak Bali itu seperti Whisky yang sudah mendunia yaitu menjadi Blended arak (arak campur) atau  Arak Blended seperti Blended whisky. Misalnya kalau arak beras atau ketan sebagai bahan dasar lalu diblended dengan kelapa, nanti akan menghasilkan arak blended jenis baru, kemudian arak beras atau ketan diblended dengan jaka (enau) maka akan jadi arak blended jenis baru,". 
 
"Arak beras atau ketan diblended dengan ental jadi arak varian baru, atau diblended semuanya jadi arak blended. Inovasi ini nanti bisa saja dilakukan untuk kepentingan pengembangan produksi arak Bali," jelas Ngurah Udayana, salah satu bartender kelas dunia asal Bali, saat ditemui Beritabali.com di kawasan Sanur, Denpasar, belum lama ini.
 
Blended arak seperti blended whisky ini, kata Ngurah, akan membantu arak untuk lebih diakui dunia dan akan membuat arak Bali jadi "go internasional"
 
"Atau nanti bisa main warna kayak whisky, seperti arak white, arak red, arak black, arak gold, arak green dan lain lain, atau pakai level jadi ada Arak level 1, Arak level 2 , Arak level 3 dan seterusnya, disesuaikan dengan bahan dasar dan proses pembuatannya," ujar juara dunia bartender tingkat Asia dan dunia yang kini ikut membidani produksi vodka dan whisky lokal buatan Bali di perusahaan tempatnya bekerja.
 
"Itu kan contoh saja, kalau ada ide yang lainnya kan lebih bagus. Ini kan ide untuk kemajuan arak Bali," ujarnya. 
 
Agar arak Bali bisa go nasional ataupun go internasional, Ngurah mengatakan pembuat arak di Bali harus berkumpul dan duduk bersama. Dengan duduk bersama diharapkan akan ada kesepakatan terkait standarisasi arak Bali.
 
Menurutnya, dengan duduk bersama, maka para produsen arak di Bali akan bisa merumuskan standarisasi produksi dan bahan dasar pembuatan arak Bali, baik itu yang berbahan pohon "ental" (Siwalan, juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal), "jaka" (enau/aren), kelapa, beras atau ketan. Juga bisa membahas berbagai inovasi pengembanan arak Bali seperti membuat blended arak dan inovasi pembuatan arak Bali lainnya. [bbn/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami