Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (2): Kedepan Bisa Dibuat Blended Arak atau Arak Gold
Kamis, 16 Mei 2019,
06:29 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Untuk mengembangkan industri arak Bali, kedepan bisa dilakukan berbagai invovasi. Salah satunya membuat blended arak (arak campuran) seperti yang sudah dilakukan pada whisky dengan produk blended whisky.
"Saya mau kedepannya Arak Bali itu seperti Whisky yang sudah mendunia yaitu menjadi Blended arak (arak campur) atau Arak Blended seperti Blended whisky. Misalnya kalau arak beras atau ketan sebagai bahan dasar lalu diblended dengan kelapa, nanti akan menghasilkan arak blended jenis baru, kemudian arak beras atau ketan diblended dengan jaka (enau) maka akan jadi arak blended jenis baru,".
"Arak beras atau ketan diblended dengan ental jadi arak varian baru, atau diblended semuanya jadi arak blended. Inovasi ini nanti bisa saja dilakukan untuk kepentingan pengembangan produksi arak Bali," jelas Ngurah Udayana, salah satu bartender kelas dunia asal Bali, saat ditemui Beritabali.com di kawasan Sanur, Denpasar, belum lama ini.
Blended arak seperti blended whisky ini, kata Ngurah, akan membantu arak untuk lebih diakui dunia dan akan membuat arak Bali jadi "go internasional"
"Atau nanti bisa main warna kayak whisky, seperti arak white, arak red, arak black, arak gold, arak green dan lain lain, atau pakai level jadi ada Arak level 1, Arak level 2 , Arak level 3 dan seterusnya, disesuaikan dengan bahan dasar dan proses pembuatannya," ujar juara dunia bartender tingkat Asia dan dunia yang kini ikut membidani produksi vodka dan whisky lokal buatan Bali di perusahaan tempatnya bekerja.
"Itu kan contoh saja, kalau ada ide yang lainnya kan lebih bagus. Ini kan ide untuk kemajuan arak Bali," ujarnya.
Agar arak Bali bisa go nasional ataupun go internasional, Ngurah mengatakan pembuat arak di Bali harus berkumpul dan duduk bersama. Dengan duduk bersama diharapkan akan ada kesepakatan terkait standarisasi arak Bali.
Menurutnya, dengan duduk bersama, maka para produsen arak di Bali akan bisa merumuskan standarisasi produksi dan bahan dasar pembuatan arak Bali, baik itu yang berbahan pohon "ental" (Siwalan, juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal), "jaka" (enau/aren), kelapa, beras atau ketan. Juga bisa membahas berbagai inovasi pengembanan arak Bali seperti membuat blended arak dan inovasi pembuatan arak Bali lainnya. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026