Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mantan Perawat Tusuk Ayah Kandung Hingga Tewas

Pelaku Tengah Jalani Pendidikan S2 di Jawa

Minggu, 2 Juni 2019, 22:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Lombok. Mantan perawat di RSUD Kota Mataram, HN (30) tahun, kini menjadi tersangka dan ditahan polisi karena membunuh ayah kandungnya sendiri. H Muh Nurahmad (64), pensiunan di rumah sakit yang sama dengan sejumlah tusukan dan meninggal.
 
[pilihan-redaksi]
Hal ini lantaran anaknya tidak terima dibangunkan untuk sholat pada Sabtu (1/6) pukul 17.00 wita. Korban yang juga ayah kandung pelaku beralamat di RT 03 Lingkungan Karang baru selatan kelurahan Karangbaru ini, membangunkan anaknya itu untuk sholat ashar.
 
Karena sudah waktunya untuk sholat, pukul 16.00 wita korban yang seorang pensiunan di RSUD Kota ini mengingatkan anaknya untuk segera bangun. Pelaku yang mantan perawat ini tidak terima, akhirnya mengambil pisau dapur dan menusukkan ke dada, pinggang, dan mata korban. 
 
 
[pilihan-redaksi2]
Korban yang mengalami luka parah, oleh warga akhirnya dibawa ke rumah sakit, namun pukul 19.00 Wita dinyatakan meninggal. Pelaku kini diamankan di Polres Mataram untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Info dari seorang bidan di RSUD Kota, pelaku adalah mantan perawat di RSUD Kota. Namun pernah tersandung kasus dan tidak disiplin, sehingga diberhentikan. "Dulu pernah perawat disana, tapi karena tidak disiplin, akhirnya berhenti,' ujar bidan yang pernah menjadi rekan kerja pelaku ini. 
 
Setelah berhenti dari rumah sakit, pelaku akhirnya melanjutkan pendidikan S2 di Jawa. "Orangnya sebenarnya lagi ngambil S2-nya di Jawa," jelas bidan ini lagi. (bbn/lom/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/gus



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami