Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
PPDB SMP 2019, Ribuan Orang Tua Antre dan Keluhkan Proses yang "Ribet"
Senin, 17 Juni 2019,
19:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2019, ribuan orang tua murid di Denpasar harus rela antre dari pagi hingga siang hari.
[pilihan-redaksi]
Mereka rela antre untuk memperoleh token aktivasi pendaftaran peserta didik baru dan dilanjutkan dengan verifikasi berkas pendaftaran pada sekolah yang dipilih. Sejumlah orang tua mengeluhkan PPDB SMP 2019 yang dinilai "ribet" atau tidak praktis.

Antrean panjang pengambilan token aktivasi pendaftaran peserta didik baru antara lain terlihat di SMP Negeri 1 Denpasar. Hingga siang hari, antrean para orang tua murid mengular hingga ratusan meter memenuhi halaman sekolah. Sebagian dari mereka bahkan rela datang ke sekolah sejak dini hari.
Token aktivasi pendaftaran berfungsi sebagai indentitas awal sebelum para calon siswa mendaftar sesuai jalur yang dipilih. Meski sejumlah orang tua murid sudah lebih awal tiba di sekolah yang dipilih, hal ini tak berpengaruh terhadap perolehan nomor token aktivasi pendaftaran, karena loket pengambilan di masing-masing sekolah baru dibuka mulai pukul 08.00 wita hingga pukul 17.00. Ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.
Kondisi serupa juga terlihat di SMP negeri lainnya. Farid Ahmad, Ketua Panitia PPDB di SMP Negeri 2 Denpasar menjelaskan, pada hari pertama pengambilan token, sekolahnya telah mempersiapkan 350 nomer token.
"Jika masih kurang dan waktunya memungkinkan, maka pemberian nomer token bisa ditambah lagi. Bagi yang sudah mengambil satu nomer token di satu sekolah, secara otomatis tak akan bisa mengambil di sekokah lain karena datanya sudah terinput," ujar Farid Ahmad.
Pemandangan serupa juga terlihat di SMP Negeri 10 Denpasar. Ratusan orang tua murid dan calon siswa harus rela berkerumun di bawah teriknya sinar matahari untuk menunggu hasil verifikasi berkas pendaftaran.
[pilihan-redaksi2]
Sejumlah orang tua murid meminta pihak sekolah membenahi mekanisme pemberian nomor token sehingga pengambilan bisa berjalan rapi dan teratur. Untuk mengurangi kekroditan sebagai dampak pemberlakuan peraturan PPDB yang baru, Dinas Pendidikan dan Olahraga Denpasar telah memberi kelonggaran sehingga pengambilan nomor token aktivasi dilayani hingga pukul 17.00 wita.

"Sistem PPDB SMP yang baru ini kedepannya agar dievaluasi agar tidak "ribet" seperti sekarang ini. Sudah antrenya lama sekali, ada orang tua yang tidak dapat token," ujar salah satu orang tua siswa, Putu Suirnaya.
Untuk diketahui, pengambilan token aktivasi pendaftaran ini, bukanlah penentu calon siswa bisa diterima pada sekolah tersebut. Nomor token aktivasi ini hanya digunakan mendaftar pada jalur zonasi lingkungan pada 24 Juni dan 25 Juni 2019 mendatang, yang hasilnya akan diumumkan 26 Juni 2019.

Jika tak diterima dengan jalur zona lingkungan, calon peserta didik baru bisa kembali mendaftar dengan nomor token aktivasi yang sama melalui jalur zona kawasan yang skalanya lebih luas.
Tahun ini lulusan siswa sekolah dasar di kota Denpasar mencapai 13.949 siswa. Sementara siswa yang berebut 3.740 kursi sekolah negeri tersebar di 13 SMP negeri di kota Denpasar. [bbn/bad/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026