Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Akademisi Diharapkan Ciptakan Teknologi Mutakhir Dukung Pariwisata
Kamis, 27 Juni 2019,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meskipun 70% pendapatan Bali dari sektor Pariwisata, namun perlu juga mendapat dukungan dari teknologi yang mutakhir.
[pilihan-redaksi]
“Bayangkan jika dukungan teknologi bisa mempengaruhi infrastruktur hingga sarana prasana pariwisata kita, maka pariwisata Bali akan menjadi level dunia,” ungkap Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Konferensi Nasional Enginering Perhotelan (KNEP) yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana, di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Kamis (27/6).
“Bayangkan jika dukungan teknologi bisa mempengaruhi infrastruktur hingga sarana prasana pariwisata kita, maka pariwisata Bali akan menjadi level dunia,” ungkap Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Konferensi Nasional Enginering Perhotelan (KNEP) yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana, di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Kamis (27/6).
Cok Ace yang juga merupakan tokoh pariwisata itu, mengatakan Pemprov Bali saat ini berkomitmen untuk terus mendukung upaya pro lingkungan dari segi aturan ataupun regulasi serta sarana prasarana sesuai dengan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Salah satu isu yang diusung adalah mengenai penggunaan energi bersih, jadi mari para akademisi berlomba ciptakan teknologi yang mendukung, baik pembangunan gedung, hospitality, serta teknologi penunjang yang memadai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cok Ace menjelaskan jika Pemprov Bali saat ini sedang mendesain pola pembangunan zonasi pariwisata yang menonjolkan karakteristik masing-masing daerah. “Jadi pola pariwisata kita akan disesuaikan dengan keunggulan daerah masing-masing. Bali selatan akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi, bagian utara menjadi kawasan konservasi, timur ditonjolkan pariwisata spiritualnya dan barat dikembangkan dengan system pertaniand an perikanan. Jadi mari kita bersama dukung program tersebut dengan teknologi yang tepat guna,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Dekan Fakultas Teknik Univeristas Udayana, Prof. Ir. Putu Gede Suardana, P.HD yang dalam kesempatan tersebut mewakili Rekor UNUD menyatakan jika tema acara kali ini yaitu “Hilirisasi Teknologi untuk Dukung Industri Pariwisata” harus bisa diaplikasikan. “Saat ini banyak akademisi telah menciptakan teknologi, berbagai riset dalam mengembangkan teknologi, namun bagaimana dengan downstream serta komersialisasinya? Itu yang perlu dibicarakan dalam seminar kali ini,” jelasnya.
Meskipun juga, menurutnya, hal itu sudah menjadi tugas Universitas yang bekerjasama dengan Pemerintah dan Lembaga Riset terkait, namun pihaknya mengaku masih memerlukan berbagai masukan dari akademisi. “Ke depan kita targetkan, teknologi serta riset yang telah kita perjuangkan bisa berguna bagi masyarakat terutama untuk sektor pariwisata di Bali,” tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara ketua panitia Dr. I Wayan Nata Septiadi, ST., MT mengatakan jika konferensi ini merupakan acara tahunan yang telah berlangsung selama sepuluh tahun. “Seminar ini akan membahas tentang riset-riset yang berhubungan dengan teknik, baik teknik mesin, teknik industri hingga teknik penunjang apriwisata,” jelasnya.
Sementara ketua panitia Dr. I Wayan Nata Septiadi, ST., MT mengatakan jika konferensi ini merupakan acara tahunan yang telah berlangsung selama sepuluh tahun. “Seminar ini akan membahas tentang riset-riset yang berhubungan dengan teknik, baik teknik mesin, teknik industri hingga teknik penunjang apriwisata,” jelasnya.
Konferensi kali ini dilaporkannya dihadiri oleh 279 peserta yang datang dari berbagai Universitas baik dari Aceh hingga Papua, serta diisi oleh sekitar 120 pemakalah. “Dalam konferensi kali ini dibagi dalam beberapa sesi, yaitu sesi pleno, sesi pararel, presentasi serta workshop yang bertemakan engineering perhotelan. Kami harap konferensi kali ini berguna untuk industri teknik khususnya serta teknik pariwisata di Bali pada khususnya,” tandasnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026