Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Akademisi Diharapkan Ciptakan Teknologi Mutakhir Dukung Pariwisata
Kamis, 27 Juni 2019,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meskipun 70% pendapatan Bali dari sektor Pariwisata, namun perlu juga mendapat dukungan dari teknologi yang mutakhir.
[pilihan-redaksi]
“Bayangkan jika dukungan teknologi bisa mempengaruhi infrastruktur hingga sarana prasana pariwisata kita, maka pariwisata Bali akan menjadi level dunia,” ungkap Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Konferensi Nasional Enginering Perhotelan (KNEP) yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana, di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Kamis (27/6).
“Bayangkan jika dukungan teknologi bisa mempengaruhi infrastruktur hingga sarana prasana pariwisata kita, maka pariwisata Bali akan menjadi level dunia,” ungkap Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Konferensi Nasional Enginering Perhotelan (KNEP) yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana, di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Kamis (27/6).
Cok Ace yang juga merupakan tokoh pariwisata itu, mengatakan Pemprov Bali saat ini berkomitmen untuk terus mendukung upaya pro lingkungan dari segi aturan ataupun regulasi serta sarana prasarana sesuai dengan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Salah satu isu yang diusung adalah mengenai penggunaan energi bersih, jadi mari para akademisi berlomba ciptakan teknologi yang mendukung, baik pembangunan gedung, hospitality, serta teknologi penunjang yang memadai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cok Ace menjelaskan jika Pemprov Bali saat ini sedang mendesain pola pembangunan zonasi pariwisata yang menonjolkan karakteristik masing-masing daerah. “Jadi pola pariwisata kita akan disesuaikan dengan keunggulan daerah masing-masing. Bali selatan akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi, bagian utara menjadi kawasan konservasi, timur ditonjolkan pariwisata spiritualnya dan barat dikembangkan dengan system pertaniand an perikanan. Jadi mari kita bersama dukung program tersebut dengan teknologi yang tepat guna,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Dekan Fakultas Teknik Univeristas Udayana, Prof. Ir. Putu Gede Suardana, P.HD yang dalam kesempatan tersebut mewakili Rekor UNUD menyatakan jika tema acara kali ini yaitu “Hilirisasi Teknologi untuk Dukung Industri Pariwisata” harus bisa diaplikasikan. “Saat ini banyak akademisi telah menciptakan teknologi, berbagai riset dalam mengembangkan teknologi, namun bagaimana dengan downstream serta komersialisasinya? Itu yang perlu dibicarakan dalam seminar kali ini,” jelasnya.
Meskipun juga, menurutnya, hal itu sudah menjadi tugas Universitas yang bekerjasama dengan Pemerintah dan Lembaga Riset terkait, namun pihaknya mengaku masih memerlukan berbagai masukan dari akademisi. “Ke depan kita targetkan, teknologi serta riset yang telah kita perjuangkan bisa berguna bagi masyarakat terutama untuk sektor pariwisata di Bali,” tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara ketua panitia Dr. I Wayan Nata Septiadi, ST., MT mengatakan jika konferensi ini merupakan acara tahunan yang telah berlangsung selama sepuluh tahun. “Seminar ini akan membahas tentang riset-riset yang berhubungan dengan teknik, baik teknik mesin, teknik industri hingga teknik penunjang apriwisata,” jelasnya.
Sementara ketua panitia Dr. I Wayan Nata Septiadi, ST., MT mengatakan jika konferensi ini merupakan acara tahunan yang telah berlangsung selama sepuluh tahun. “Seminar ini akan membahas tentang riset-riset yang berhubungan dengan teknik, baik teknik mesin, teknik industri hingga teknik penunjang apriwisata,” jelasnya.
Konferensi kali ini dilaporkannya dihadiri oleh 279 peserta yang datang dari berbagai Universitas baik dari Aceh hingga Papua, serta diisi oleh sekitar 120 pemakalah. “Dalam konferensi kali ini dibagi dalam beberapa sesi, yaitu sesi pleno, sesi pararel, presentasi serta workshop yang bertemakan engineering perhotelan. Kami harap konferensi kali ini berguna untuk industri teknik khususnya serta teknik pariwisata di Bali pada khususnya,” tandasnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026