Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pendaftaran Sekolah Swasta Membludak, Kadisdik Himbau Tak Mainkan Harga
Kamis, 4 Juli 2019,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Dinas Pendidikan Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, mengimbau agar pengelola sekolah swasta tidak menggunakan kesempatan ini untuk memainkan harga. Biaya-biaya yang ditetapkan diharapkan tetap pada ukuran wajar untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan.
"Marilah kita sama-sama, jangan mengambil kesempatan lah. Itu anak-anak kita, mari kita dukung. Yang sewajarnyalah, kalau memang ada biaya, biaya yang sewajarnya. Bukan menutup kemungkinan, nanti mereka teriak-teriak swasta kan mandiri, silahkanlah yang wajar," ujarnya di Denpasar, Rabu.
Boy mengimbau agar sekolah swasta tetap membuka peluang menerima PPDB. "Seperti tadi itu, jangan menganbil kesempatan, buka peluang lagi. Nanti saya kontak bagi yang belum (diterima sekolah) nanti kita hubungi swasta, buka dulu lah," ujarnya.
Jika sekolah negeri dibanjiri orang tua yang mengeluhkan sistem zonasi PPDB SMA, sekolah swasta kini dibanjiri pendaftaran siswa hingga mencapai ribuan orang. Sekolah swasta yang kebanjiran pendaftaraan calon siswa di wilayah Kota Denpasar diantaranya SMA Dwijendra, SMA Saraswati, SMA Harapan, dan SMA Santo Yoseph.
Hal tersebut dibenarkan Kepala SMA Dwijendra Made Oka Antara saat ditemui Rabu (3/7/2019). Menurut Oka, kuota sekolah swasta sudah ditetapkan dalam Permendikbud No. 51 Tahun 2018 yang hanya menampung 432 siswa baru. Sedangkan anak yang mendaftar hampir mencapai 1000 orang lebih.
Kondisi serupa juga diakui Kepala SMA Saraswati (Slua), I Made Budiadnyana. Ia mengatakan, anak yang sudah memastikan diri untuk sekolah di Saraswati hingga Rabu sudah mencapai 200 orang lebih. "Kami tetap membuka pendaftaran hingga PPDB SMA diumumkan, kita menunggu negeri saja," ujarnya.
Terkait biaya pendaftaran, kedua kepala sekolah itu mengatakan biaya dibayar setelah melakukan pendaftaran kembali dan jumlahnya berbeda-beda untuk setiap sekolah.
"Kami tetap membuka pendaftaran sampai kuota penuh, kami tidak berani melanggar peraturan daya tampung maksimal 432 siswa baru sesuai Permendikbud No. 51 Tahun 2018," kata Kepala SMA Dwijendra, Made Oka Antara.[bbn/tim/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026