Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pendaftaran Sekolah Swasta Membludak, Kadisdik Himbau Tak Mainkan Harga
Kamis, 4 Juli 2019,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Dinas Pendidikan Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, mengimbau agar pengelola sekolah swasta tidak menggunakan kesempatan ini untuk memainkan harga. Biaya-biaya yang ditetapkan diharapkan tetap pada ukuran wajar untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan.
"Marilah kita sama-sama, jangan mengambil kesempatan lah. Itu anak-anak kita, mari kita dukung. Yang sewajarnyalah, kalau memang ada biaya, biaya yang sewajarnya. Bukan menutup kemungkinan, nanti mereka teriak-teriak swasta kan mandiri, silahkanlah yang wajar," ujarnya di Denpasar, Rabu.
Boy mengimbau agar sekolah swasta tetap membuka peluang menerima PPDB. "Seperti tadi itu, jangan menganbil kesempatan, buka peluang lagi. Nanti saya kontak bagi yang belum (diterima sekolah) nanti kita hubungi swasta, buka dulu lah," ujarnya.
Jika sekolah negeri dibanjiri orang tua yang mengeluhkan sistem zonasi PPDB SMA, sekolah swasta kini dibanjiri pendaftaran siswa hingga mencapai ribuan orang. Sekolah swasta yang kebanjiran pendaftaraan calon siswa di wilayah Kota Denpasar diantaranya SMA Dwijendra, SMA Saraswati, SMA Harapan, dan SMA Santo Yoseph.
Hal tersebut dibenarkan Kepala SMA Dwijendra Made Oka Antara saat ditemui Rabu (3/7/2019). Menurut Oka, kuota sekolah swasta sudah ditetapkan dalam Permendikbud No. 51 Tahun 2018 yang hanya menampung 432 siswa baru. Sedangkan anak yang mendaftar hampir mencapai 1000 orang lebih.
Kondisi serupa juga diakui Kepala SMA Saraswati (Slua), I Made Budiadnyana. Ia mengatakan, anak yang sudah memastikan diri untuk sekolah di Saraswati hingga Rabu sudah mencapai 200 orang lebih. "Kami tetap membuka pendaftaran hingga PPDB SMA diumumkan, kita menunggu negeri saja," ujarnya.
Terkait biaya pendaftaran, kedua kepala sekolah itu mengatakan biaya dibayar setelah melakukan pendaftaran kembali dan jumlahnya berbeda-beda untuk setiap sekolah.
"Kami tetap membuka pendaftaran sampai kuota penuh, kami tidak berani melanggar peraturan daya tampung maksimal 432 siswa baru sesuai Permendikbud No. 51 Tahun 2018," kata Kepala SMA Dwijendra, Made Oka Antara.[bbn/tim/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2933 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026