Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 29 Juni 2026
FGD Arak Bali (2): Petani Arak Kesulitan Dalam Pemasaran Produk
Jumat, 19 Juli 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. I Nengah Pasek, Petani pembuat arak Karangasem, Banjar Bengkel Desa Antiga Kelod mengaku untuk bahan baku arak sejauh ini tidak menemui kendala, tetapi lebih pada sisi penjualan atau pemasaran.
[pilihan-redaksi]
Untuk itu, pihaknya selaku perwakilan petani pembuat arak di Karangasem meminta dukungan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menepati pernyataan yang dijanjikan sebelumnya kepada media untuk melegalkan arak Bali. Ia mengharapkan arak Bali bisa go internasional. Ia mengeluh selama ini minuman arak tradisional di Karangasem sering ditangkap pihak berwenang tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.
Untuk itu, pihaknya selaku perwakilan petani pembuat arak di Karangasem meminta dukungan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menepati pernyataan yang dijanjikan sebelumnya kepada media untuk melegalkan arak Bali. Ia mengharapkan arak Bali bisa go internasional. Ia mengeluh selama ini minuman arak tradisional di Karangasem sering ditangkap pihak berwenang tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.
"Jika bawa arak karangasem ke Denpasar sering ditangkap di bypass, akibatnya petani arak Karangasem pasti rugi padahal membuat arak itu tidak mudah karena nyawa taruhannya," ujarnya pada Focus Group Discussion (FGD) Arak Bali di Wiswa Sabha, kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (18/7).
Kini, lanjutnya, ada aturan Menteri Keuangan yakni bagi masyarakat yang memproduksi arak 25 liter per hari dan tidak diedarkan ke daerah lain itu dibolehkan. Dengan segala aturan tersebut, ia juga mengharapkan kedepan Pemerintah selaku regulator bisa memberi jalan untuk melegalkan arak Bali, sehingga bisa dikonsumsi turis yang datang ke Bali dan juga diekspor. "Itu harapan kita sebagai petani arak Bali," sebutnya.
Nengah Pasek saat ini memproduksi 20 liter arak dari kelapa per hari dan hanya dijual di wilayah Karangasem selain dibeli oleh warga dari luar yang kebetulan mencari produknya. (bbn/timred)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026