Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
FGD Arak Bali (2): Petani Arak Kesulitan Dalam Pemasaran Produk
Jumat, 19 Juli 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. I Nengah Pasek, Petani pembuat arak Karangasem, Banjar Bengkel Desa Antiga Kelod mengaku untuk bahan baku arak sejauh ini tidak menemui kendala, tetapi lebih pada sisi penjualan atau pemasaran.
[pilihan-redaksi]
Untuk itu, pihaknya selaku perwakilan petani pembuat arak di Karangasem meminta dukungan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menepati pernyataan yang dijanjikan sebelumnya kepada media untuk melegalkan arak Bali. Ia mengharapkan arak Bali bisa go internasional. Ia mengeluh selama ini minuman arak tradisional di Karangasem sering ditangkap pihak berwenang tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.
Untuk itu, pihaknya selaku perwakilan petani pembuat arak di Karangasem meminta dukungan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menepati pernyataan yang dijanjikan sebelumnya kepada media untuk melegalkan arak Bali. Ia mengharapkan arak Bali bisa go internasional. Ia mengeluh selama ini minuman arak tradisional di Karangasem sering ditangkap pihak berwenang tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.
"Jika bawa arak karangasem ke Denpasar sering ditangkap di bypass, akibatnya petani arak Karangasem pasti rugi padahal membuat arak itu tidak mudah karena nyawa taruhannya," ujarnya pada Focus Group Discussion (FGD) Arak Bali di Wiswa Sabha, kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (18/7).
Kini, lanjutnya, ada aturan Menteri Keuangan yakni bagi masyarakat yang memproduksi arak 25 liter per hari dan tidak diedarkan ke daerah lain itu dibolehkan. Dengan segala aturan tersebut, ia juga mengharapkan kedepan Pemerintah selaku regulator bisa memberi jalan untuk melegalkan arak Bali, sehingga bisa dikonsumsi turis yang datang ke Bali dan juga diekspor. "Itu harapan kita sebagai petani arak Bali," sebutnya.
Nengah Pasek saat ini memproduksi 20 liter arak dari kelapa per hari dan hanya dijual di wilayah Karangasem selain dibeli oleh warga dari luar yang kebetulan mencari produknya. (bbn/timred)
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 501 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 396 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026