Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Polemik Mutasi Sekda: Adnya Mulyadi Masih Bertugas Menunggu Keputusan Gubernur
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gede Adnya Mulyadi pascamutasi dari kursi Sekda Kabupaten Karangasem menjadi staf ahli Bupati pada 19 Juli 2019 lalu sampai saat ini mengaku masih tetap menjalankan tugas-tugas sebagai Sekda.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Adnya Mulyadi ketika dihubungi di sela-sela kegiatan mendampingi Ketua KPK Agus Raharjo berkeliling mengunjungi stan pameran pelayanan masyarakat di Lapangan Tanah Aron, Karangasem, Rabu (31/07/2019).
Menurutnya, apa yang ia lakukan ini didasari karena memang dirinya belum dilantik dalam jabatan baru menjadi staf ahli Bupati disamping nemang harus tetap menjalankan tugas, agar tidak terkena sanksi sesuai aturan disiplin aparatur sipil negara.
Sementara itu, terkait polemik mutasinya, Adnya Mulyadi mengaku masih menunggu jawaban atas perihal surat terkait permohonan banding administrasi pemutasiannya yang telah diajukan kepada Gubernur Bali.
"Saya menyerahkan kepada Bapak Gubernur, Tunggu saja karena keputusan Gubernur belum turun," ujarnya.
Sebelumnya, setelah SK mutasi Adnya Mulyadi diterbitkan tertanggal 19 Juli 2019, yang bersangkutan kemudian diundang untuk mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpahnya menjadi staf ahli pada 22 Juli 2019 lalu, hanya saja saat itu Adnya Mulyadi tidak menghadiri undangan tersebut dengan alasan, mutasi yang dilakukan dianggap cacat hukum dan prosedur.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1045 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan