Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
6.765 Peserta PBI Pusat Dinonaktifkan di Tabanan
Kamis, 8 Agustus 2019,
11:01 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebanyak 6.765 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat untuk warga Tabanan dinonaktifkan.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut karena dianggap tidak masuk atau tidak terdaftar pada Basis Data Terpadu (BDT). Dengan kondisi itu Pemerintah Tabanan sudah bersurat ke masing-masing desa untuk melakukan pencocokan data. Rencananya jumlah 6.765 tersebut sepanjang memenuhi syarat akan dimasukkan ke peserta PBI daerah.
Hal tersebut karena dianggap tidak masuk atau tidak terdaftar pada Basis Data Terpadu (BDT). Dengan kondisi itu Pemerintah Tabanan sudah bersurat ke masing-masing desa untuk melakukan pencocokan data. Rencananya jumlah 6.765 tersebut sepanjang memenuhi syarat akan dimasukkan ke peserta PBI daerah.
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan mengatakan, sesuai dengan data pusat dan disampaikan oleh BPJS Kesehatan ada 6.765 peserta PBI pusat dinonaktifkan. Hal tersebut karena jumlah itu dianggap tidak masuk atau terdaftar di BDT yang menjadi acuan dasar mendapatkan PBI dan kartu yang ada.
"Data yang masuk di BDT itu awalnya didapat dari PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) 2011 terus dimutakhirkan ke BDT 2015. Mungkin saat dicek pusat ternyata sebanyak itu tidak ada di BDT makanya dinonaktifkan," jelasnya, Rabu (7/8).
Dengan kondisi itu diharapkan desa melaksanakan musyawarah desa untuk medapatkan data yang valid. Sebab data yang dinonaktifkan by name by dress sudah dikirim ke desa. Selanjutnya jika sudah valid disetorkan ke Dinas Sosial Tabanan untuk diganti PBI daerah.
[pilihan-redaksi2]
"Cukup nanti dengan membawa persyaraan KK, KTP dan KIS yang didapat dari pusat. Desa, kami harapkan membantu untuk memfasilitasi," tegas Gunawan. Selain itu diharapkan masyarakat yang peserta PBI sudah dinonaktifkan juga proaktif agar tidak ketika diperlukan baru mengeluh.
"Cukup nanti dengan membawa persyaraan KK, KTP dan KIS yang didapat dari pusat. Desa, kami harapkan membantu untuk memfasilitasi," tegas Gunawan. Selain itu diharapkan masyarakat yang peserta PBI sudah dinonaktifkan juga proaktif agar tidak ketika diperlukan baru mengeluh.
Diterangkan untuk saat ini Pemerintah Tabanan masih bisa mengcover PBI daerah. Sebab dari kouta 127.080 peserta, per-Juli, kouta baru terpenuhi sebanyak 114.266 peserta. Sisa kouta inilah akan digunakan untuk mengcover peserta PBI dari pusat yang dinonaktifkan dengan catatan memenuhi syarat dan ketentuan dari desa. "Makanya kami inginkan desa agar betul-betul valid dalam memberikan data, mana yang layak dan tidak layak," kata Gunawan.
Gunawan menambahkan pusat memberikan bantuan warga ikut menjadi peserta PBI dari pusat sebanyak 110.659. Untuk fasilitas yang didapatkan itu ada di Dinas Kesehatan. "Apa-apa yang dapat ditanggung dari PBI pusat ada di Dinas Kesehatan, kami membantu memfasilitasi agar mendapat bantuan dari pusat," tandasnya. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3381 Kali
02
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1712 Kali
03
04
05
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026