Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 6 November 2026
Era Disrupsi, Ekonomi Digital Kedepankan Pasar dan Bakat
Sabtu, 10 Agustus 2019,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Orang Bali sudah sejak dulu memiliki keyakinan dan pengabdian yang kuat terhadap Hyang pencipta. Hal ini diperlihatkan dari budaya dan ritual Hindu Bali yang sarat akan nilai-nilai luhur. Namun seiring berjalannya waktu, masuknya pariwisata sejak tahun 1970-an, Bali mulai mengalami akulturasi dan modifikasi seni dan budaya Bali.
[pilihan-redaksi]
Pada era disrupsi, seluruh kegiatan ekonomi akan bergerak menuju digitalisasi. Dimana arah perkembangan ekonomi masa depan akan bertumpu pada ekonomi digital yang mengedepankan dua (2) elemen utama, yaitu pasar dan bakat.
Pada era disrupsi, seluruh kegiatan ekonomi akan bergerak menuju digitalisasi. Dimana arah perkembangan ekonomi masa depan akan bertumpu pada ekonomi digital yang mengedepankan dua (2) elemen utama, yaitu pasar dan bakat.
Era disrupsi 4.0 adalah masa dimana informasi dan teknologi berkembang pesat dan digunakan sebagai bagian kehidupan sehari-hari. Sehingga diperlukan pengembangan dan penguatan tiga (3) kapasitas hidup masyarakat khususnya generasi milineal yang bertumpu pada rasa keingintahuan mengenai perkembangan teknologi informasi.
Setelah itu kita harus bisa mengakses teknologi informasi dengan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni, sehingga kedepannya kita semua mampu menggunakan teknologi informasi untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat menjadi pembicara dalam seminar nasional arsitektur, budaya dan lingkungan binaan di Fakultas Teknologi, Universitas Dwijendra, Denpasar, Sabtu (10/8).
[pilihan-redaksi2]
Pengembangan dan penguatan ekonomi, sosial, budaya dan spiritualitas diterjemahkan melalui visi pembangunan Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yakni Atma kertih, Jana kertih, Wana kertih, Segara kertih, Danu kertih dan Jagat kertih, sehingga sistem kerja yang berlaku akan terintegrasi sekaligus interaksi antara masyarakat, pemerintah dan pebisnis akan terkorelasi dengan baik pula.
Pengembangan dan penguatan ekonomi, sosial, budaya dan spiritualitas diterjemahkan melalui visi pembangunan Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yakni Atma kertih, Jana kertih, Wana kertih, Segara kertih, Danu kertih dan Jagat kertih, sehingga sistem kerja yang berlaku akan terintegrasi sekaligus interaksi antara masyarakat, pemerintah dan pebisnis akan terkorelasi dengan baik pula.
Hadir pula sebagai narasumber dalam seminar, Titien Saraswati dosen dari Universitas Kristen duta Wacana dan I Ketut Siandana dari Sian D'sain, serta peserta seminar lainnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 635 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026