Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Petani Pencari Bambu Nyaris Tewas Jatuh ke Jurang Sedalam 40 Meter
Rabu, 14 Agustus 2019,
23:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Keberuntungan berpihak pada Wayan Rawan (40) asal Banjar Penikit Desa Belok Sidan, Petang, Badung. Petani ini nyaris tewas di kedalaman jurang 40 meter, setelah terjatuh usai mencari batang bambu di dekat rumahnya, pada Selasa (14/8/2019) siang.
[pilihan-redaksi]
Dalam insiden tersebut, korban mengalami patah pada pangkal paha kanan. Dalam kronologinya, Wayan Rawan adalah seorang petani pencari bambu. Kejadian saat bermula ia mencari bambu di dekat rumahnya di Banjar Penikit Desa Belok Sidang, Petang, Badung, pada Selasa (14/8/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.
Dalam insiden tersebut, korban mengalami patah pada pangkal paha kanan. Dalam kronologinya, Wayan Rawan adalah seorang petani pencari bambu. Kejadian saat bermula ia mencari bambu di dekat rumahnya di Banjar Penikit Desa Belok Sidang, Petang, Badung, pada Selasa (14/8/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.
“Korban mencari bambu untuk dijual. Dia ini seorang petani,” kata Kasubag Humas Polres Badung Iptu Oka Bawa, Rabu (14/8/2019).
Lokasi mencari bambu terletak dipinggir jurang. Namun saat akan memotong bambu, korban terpental karena terkena batang bambu. Akibatnya, Wayan Rawan langsung terjatuh dan menggelinding ke dasar jurang. “Setelah menggelinding ke bawah jurang, korban masih tersadar,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Dalam keadaan kondisi terluka, korban menghubungi temannya I Wayan Yadnya (33) yang tinggal didekat rumah korban. Temannya tersebut kemudian menghubungi Kepala Dusun yang memukul kentongan banjar berkali-kali (kulkul bulus). Warga juga menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dan petugas pemadam kebakaran dan ambulans yang secara bersamaan datang ke TKP.
Dalam keadaan kondisi terluka, korban menghubungi temannya I Wayan Yadnya (33) yang tinggal didekat rumah korban. Temannya tersebut kemudian menghubungi Kepala Dusun yang memukul kentongan banjar berkali-kali (kulkul bulus). Warga juga menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dan petugas pemadam kebakaran dan ambulans yang secara bersamaan datang ke TKP.
Evakuasi terhadap korban berlangsung dramastis. Pasalnya, korban jatuh ke jurang dikedalaman 40 meter, dan medan yang sulit. Sekitar pukul 14.15 Wita evakuasi berjalan lancar dan korban berhasil diselamatkan. Ia dibawa ke Puskesmas Petang II di Desa Pelaga. Namun karena kondisi lukanya lumayan parah, korban dirujuk ke RS Mangusada Kapal, Badung. “Dalam kejadian itu korban mengalami patah pada pangkal Paha Kanan,” pungkasnya. (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026