Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Dukung Penghentian Reklamasi, Majelis Desa Adat Sayangkan Tidak Pernah Dimintai Tanggapan
Senin, 26 Agustus 2019,
16:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Proyek pelebaran seluas 85 hektar di sekeliling Pelabuhan Benoa, banyak mendapat reaksi dari berbagai pihak. Tidak terkecuali pihak Majelis Desa Adat dan Parisada Hindu Bali.
[pilihan-redaksi]
Hal itu menyusul surat resmi dari Gubernur Bali I Wayan Koster yang meminta penghentian pelaksanaan proyek mulai tahun yang sudah menjelang rampung tersebut. Alasan Gubernur, karena pengurukan wilayah laut itu telah menyebabkan hancurnya ekosistem bakau seluas 17 hektar serta memicu terjadinya sejumlah pelanggaran.
Hal itu menyusul surat resmi dari Gubernur Bali I Wayan Koster yang meminta penghentian pelaksanaan proyek mulai tahun yang sudah menjelang rampung tersebut. Alasan Gubernur, karena pengurukan wilayah laut itu telah menyebabkan hancurnya ekosistem bakau seluas 17 hektar serta memicu terjadinya sejumlah pelanggaran.
Proyek reklamasi di pelabuhan Benoa yang dimulai pada tahun 2017 justru baru dihentikan di saat proyek ini hampir selesai dan ditarget akhir September 2019 rampung.
[pilihan-redaksi2]
Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga Bendesa Agung Provinsi Bali juga sangat menyayangkan adanya berbagai pembangunan di Bali yang menyangkut masalah kesucian wilayah.
Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga Bendesa Agung Provinsi Bali juga sangat menyayangkan adanya berbagai pembangunan di Bali yang menyangkut masalah kesucian wilayah.
Pasalnya, terkait proyek yang terjadi di Pelabuhan Benoa ini diakuinya pihak Majelis Desa Adat dan maupun Parisada tidak pernah dimintai tanggapan. "Kita inginkan segala sesuatu proyek reklamasi yang dilakukan di laut atau pembangunan di daerah kawasan suci, tetap koordinasikan untuk meminta rekomendasi kepada majelis desa adat dan parisada. Untuk persoalan ini kami sangat mendukung langkah dan sikap yang dilakukan oleh Gubernur," singkat Ida Panglingsir Agung. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026