Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Khusus Sampah Plastik, Puluhan Buis Terpasang di Jalur Objek Wisata Pemukuran
Senin, 26 Agustus 2019,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Di sepanjang jalan menuju objek wisata Pemukuran yang berada di Dusun Dukuh, Desa Sibetan, Bebandem Karangasem dipasangi puluhan buis.
[pilihan-redaksi]
Puluhan buis tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah khusus sampah jenis plastik baik oleh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke lokasi agrowisata salak Dukuh lestari dan Objek wisata Pemukuran.
Puluhan buis tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah khusus sampah jenis plastik baik oleh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke lokasi agrowisata salak Dukuh lestari dan Objek wisata Pemukuran.
Menurut Kepala Wilayah Dusun Dukuh, I Komang Eddy Saputra, ada sekitar 50 buis yang telah dipasang. Sebanyak 10 buah diantaranya merupakan swadaya dari warga setempat sementara 40 buis sisanya merupakan sumbangan dari pihak swasta.
"Pemasangan sarana prasarana berupa buis ini juga sebagai pendukung untuk menunjang Desa Dukuh bebas sampah plastik dan program Desa Adat Sibetan dan mendukung Pergub Bali," ujarnya.
Disamping menunjang berbagai program tersebut, pemasangan buis sebagai tempat sampah di sepanjang jalan Dusun Dukuh ini juga bertujuan untuk mengedukasi serta membiasakan warga masyarakat agar tidak membuang sampah plastik sembarangan.
[pilihan-redaksi2]
"Untuk mengubah pola pikir masyarakat tidak cukup dengan saran dan pesan saja, jika tanpa ada sarana tempat sampah maka semua itu akan menjadi mubasir," tutur Komang Edi.
"Untuk mengubah pola pikir masyarakat tidak cukup dengan saran dan pesan saja, jika tanpa ada sarana tempat sampah maka semua itu akan menjadi mubasir," tutur Komang Edi.
Buis-buis tersebut khusus diperuntukkan untuk tempat membuang sampah plastik dan sejenisnya yang tidak bisa terurai dengan tanah. Hal ini memang disengaja dengan pertimbangan apabila sampah organik bisa dibuang ke kebun salak sebagai pupuk.
Sementara itu, pemasangan puluhan buis ini juga menurut Komang Edi mendapat respon yang baik dari masyarakat bahkan warga malah meminta agar pemasangan buis ini diperbanyak lagi agar bisa menjangkau seluruh wilayah Dukuh. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026