Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Khusus Sampah Plastik, Puluhan Buis Terpasang di Jalur Objek Wisata Pemukuran
Senin, 26 Agustus 2019,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Di sepanjang jalan menuju objek wisata Pemukuran yang berada di Dusun Dukuh, Desa Sibetan, Bebandem Karangasem dipasangi puluhan buis.
[pilihan-redaksi]
Puluhan buis tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah khusus sampah jenis plastik baik oleh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke lokasi agrowisata salak Dukuh lestari dan Objek wisata Pemukuran.
Puluhan buis tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah khusus sampah jenis plastik baik oleh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke lokasi agrowisata salak Dukuh lestari dan Objek wisata Pemukuran.
Menurut Kepala Wilayah Dusun Dukuh, I Komang Eddy Saputra, ada sekitar 50 buis yang telah dipasang. Sebanyak 10 buah diantaranya merupakan swadaya dari warga setempat sementara 40 buis sisanya merupakan sumbangan dari pihak swasta.
"Pemasangan sarana prasarana berupa buis ini juga sebagai pendukung untuk menunjang Desa Dukuh bebas sampah plastik dan program Desa Adat Sibetan dan mendukung Pergub Bali," ujarnya.
Disamping menunjang berbagai program tersebut, pemasangan buis sebagai tempat sampah di sepanjang jalan Dusun Dukuh ini juga bertujuan untuk mengedukasi serta membiasakan warga masyarakat agar tidak membuang sampah plastik sembarangan.
[pilihan-redaksi2]
"Untuk mengubah pola pikir masyarakat tidak cukup dengan saran dan pesan saja, jika tanpa ada sarana tempat sampah maka semua itu akan menjadi mubasir," tutur Komang Edi.
"Untuk mengubah pola pikir masyarakat tidak cukup dengan saran dan pesan saja, jika tanpa ada sarana tempat sampah maka semua itu akan menjadi mubasir," tutur Komang Edi.
Buis-buis tersebut khusus diperuntukkan untuk tempat membuang sampah plastik dan sejenisnya yang tidak bisa terurai dengan tanah. Hal ini memang disengaja dengan pertimbangan apabila sampah organik bisa dibuang ke kebun salak sebagai pupuk.
Sementara itu, pemasangan puluhan buis ini juga menurut Komang Edi mendapat respon yang baik dari masyarakat bahkan warga malah meminta agar pemasangan buis ini diperbanyak lagi agar bisa menjangkau seluruh wilayah Dukuh. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026