Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Terungkap, Ekspor Suvenir Rangka Hewan Langka Bule Belanda Sejak Tahun 2015
Senin, 2 September 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Eric Roer (56) terdakwa asal Belanda, pengekspor bagian tubuh satwa dilindungi dalam bentuk souvenir dari Bali ke Belanda mengawali persidangannya di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (2/9).
[pilihan-redaksi]
Sidang yang digelar di ruang Kartika dengan Ketua Majelis Hakim Heriyanti,SH.MH mendengarkan isi dakwaan dari JPU I Made Lovi Pusnawan,SH yang diwakilkan Jaksa Ni Luh Oka Ariani,SH.MH.
Sidang yang digelar di ruang Kartika dengan Ketua Majelis Hakim Heriyanti,SH.MH mendengarkan isi dakwaan dari JPU I Made Lovi Pusnawan,SH yang diwakilkan Jaksa Ni Luh Oka Ariani,SH.MH.
"Ini kasusnya lintas negara pelimpahan dari Kejagung. Terdakwa telah melakukan bisnis pengiriman suvenir rangka hewan langka diketahui sejak tahun 2015," kata Jaksa Oka.
Terdakwa diamankan di Jalan Werkudara Pondok Durian No.5 Legian Kaja Badung. "Terdakwa merupakan pengusaha di bidang penjualan dan pengiriman barang kerajinan tangan (souvenir) dari Bali ke Belanda," imbuhnya.
Upaya penyelundupan oleh terdakwa terendus petugas diawali dari adanya laporan Kepolisian Belanda kepada pihak Bea Cukai Rotterdam pada 5 Juli 2016 lalu. Diketahui sejak tahun 2015 hingga tahun 2017 memang telah melakukan pengiriman bagian tubuh satwa liar yang dilindungi dari Bali ke Belanda bersama-sama dengan kerajinan tangan.
Terdakwa memperoleh souvenir tersebut dari Art-Shop yang ada di Bali.
[pilihan-redaksi2]
Kemudian barang yang dibelinya dikemas dan dikirim melalui jasa Ekspedisi Laut, tujuan pengiriman Timmers. Art Shop yang menyediakan barang itu juga juga pidanakan dan sudah berproses untuk diadili.
Kemudian barang yang dibelinya dikemas dan dikirim melalui jasa Ekspedisi Laut, tujuan pengiriman Timmers. Art Shop yang menyediakan barang itu juga juga pidanakan dan sudah berproses untuk diadili.
Barang bukti yang disita dari gudang perusahaan tersebut diantaranya dua buah moncong ikan, dua buah tulang rahang, sebuah kerapas kura-kura, dua buah gelang akar bahar, sebuah tengkorak kepala buaya, sebuah moncong hiu gergaji, sebuah tengkorak penyu belimbing, sebuah tengkorak kepala babirusa dan sebuah coral.
Terdakwa dalam dakwaan dijerat pasal 21 ayat (2) huruf bdan d juncto pasal 40 ayat (2) UU nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026