Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Ibu di Peguyangan Nekat Gantung Diri
Rabu, 11 September 2019,
22:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kematian tidak wajar dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT), NI Nyoman Sariani (58) tinggal di Jalan Singasari Gang Paksi Nomor 7 Banjar Tagtag Kelod, Peguyangan, Denpasar Utara, Rabu (11/9) pukul 11.00 WITA.
[pilihan-redaksi]
Diduga stress karena penyakit vertigo tidak kunjung sembuh, ia nekat gantung diri di gudang penyimpanan sarana upacara dengan menggunakan kain kebaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar, kematian korban pertama kali diketahui menantunya, Nyoman Ardani (44). Saksi awalnya curiga mendapati pintu gudang tempat penyimpanan sarana upacara dalam keadaan terbuka.
Diduga stress karena penyakit vertigo tidak kunjung sembuh, ia nekat gantung diri di gudang penyimpanan sarana upacara dengan menggunakan kain kebaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar, kematian korban pertama kali diketahui menantunya, Nyoman Ardani (44). Saksi awalnya curiga mendapati pintu gudang tempat penyimpanan sarana upacara dalam keadaan terbuka.
Saksi kemudian masuk dan kaget melihat mertuanya tewas gantung diri dengan menggunakan kain jenis kebaya warna putih disambung dengan kain warna hijau dan coklat motif batik. Penemuan itu membuat saksi Ardani memanggil suaminya, Wayan Pariasa (42) dan jenazah korban langsung diturunkan dari tiang gantungan.
“Pihak keluarga menemukan korban sudah gantung diri dan diturunkan,” ujarnya, Rabu (11/9/2019).
Iptu Yoga menjelaskan, posisi korban saat ditemukan menghadap ke barat. Kedua tangan terjuntai dan lidah menjulur. Korban menggunakan baju kaos motif garis-garis warna hitam putih, celana panjang warna merah motif bunga, pergelangan tangan kiri terdapat benang tridatu.
[pilihan-redaksi2]
“Dalam kejadian itu, korban menggunakan dua jenis kain berbeda yang disambung. Kain jenis kebayanya diikat pada kayu usuk plafon gudang. Sementara kain motif batiknya diikat pada leher korban,” bebernya.
“Dalam kejadian itu, korban menggunakan dua jenis kain berbeda yang disambung. Kain jenis kebayanya diikat pada kayu usuk plafon gudang. Sementara kain motif batiknya diikat pada leher korban,” bebernya.
Dijelaskannya, pihak keluarga tidak melaporkan kejadian dan memilih semayamkan jenazah di rumah duka. Sedangkan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Dugaan korban bunuh diri karena penyakit Vertigo akut yang dideritanya kurang lebih sudah 4 tahun. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas, tandasnya. (bbn/spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026