Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Ibu di Peguyangan Nekat Gantung Diri
Rabu, 11 September 2019,
22:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kematian tidak wajar dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT), NI Nyoman Sariani (58) tinggal di Jalan Singasari Gang Paksi Nomor 7 Banjar Tagtag Kelod, Peguyangan, Denpasar Utara, Rabu (11/9) pukul 11.00 WITA.
[pilihan-redaksi]
Diduga stress karena penyakit vertigo tidak kunjung sembuh, ia nekat gantung diri di gudang penyimpanan sarana upacara dengan menggunakan kain kebaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar, kematian korban pertama kali diketahui menantunya, Nyoman Ardani (44). Saksi awalnya curiga mendapati pintu gudang tempat penyimpanan sarana upacara dalam keadaan terbuka.
Diduga stress karena penyakit vertigo tidak kunjung sembuh, ia nekat gantung diri di gudang penyimpanan sarana upacara dengan menggunakan kain kebaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar, kematian korban pertama kali diketahui menantunya, Nyoman Ardani (44). Saksi awalnya curiga mendapati pintu gudang tempat penyimpanan sarana upacara dalam keadaan terbuka.
Saksi kemudian masuk dan kaget melihat mertuanya tewas gantung diri dengan menggunakan kain jenis kebaya warna putih disambung dengan kain warna hijau dan coklat motif batik. Penemuan itu membuat saksi Ardani memanggil suaminya, Wayan Pariasa (42) dan jenazah korban langsung diturunkan dari tiang gantungan.
“Pihak keluarga menemukan korban sudah gantung diri dan diturunkan,” ujarnya, Rabu (11/9/2019).
Iptu Yoga menjelaskan, posisi korban saat ditemukan menghadap ke barat. Kedua tangan terjuntai dan lidah menjulur. Korban menggunakan baju kaos motif garis-garis warna hitam putih, celana panjang warna merah motif bunga, pergelangan tangan kiri terdapat benang tridatu.
[pilihan-redaksi2]
“Dalam kejadian itu, korban menggunakan dua jenis kain berbeda yang disambung. Kain jenis kebayanya diikat pada kayu usuk plafon gudang. Sementara kain motif batiknya diikat pada leher korban,” bebernya.
“Dalam kejadian itu, korban menggunakan dua jenis kain berbeda yang disambung. Kain jenis kebayanya diikat pada kayu usuk plafon gudang. Sementara kain motif batiknya diikat pada leher korban,” bebernya.
Dijelaskannya, pihak keluarga tidak melaporkan kejadian dan memilih semayamkan jenazah di rumah duka. Sedangkan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Dugaan korban bunuh diri karena penyakit Vertigo akut yang dideritanya kurang lebih sudah 4 tahun. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas, tandasnya. (bbn/spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2037 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026