Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Guru Harus Manfaatkan E-Literasi untuk Mencari Informasi
Selasa, 17 September 2019,
13:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Rektor IKIP Saraswati Tabanan, Dr.Drs. Dewa Nyoman Oka,M.Pd menyatakan bahwa tema seminar nasional Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia pada Era Revolusi Industri 4.0 sangat relevan dengan konteks kekinian karena SDM dosen, guru dan tenaga kependidikan wajib menguasai ilmu pengetahuan yang berbasis teknologi informasi.
[pilihan-redaksi]
“Guru dituntut menguasai keahlian, kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global. Guru harus dapat memanfaatkan e-literasi untuk mencari berbagai informasi yang dibutuhkan,” tegas rektor Dewa oka membuka seminar dengan menampilkan tiga pembicara utama dan para pemakalah dari luar bali seperti Bandung, Palangkaraya, Bima, Surabaya, Sulawesi, serta perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali.
“Guru dituntut menguasai keahlian, kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global. Guru harus dapat memanfaatkan e-literasi untuk mencari berbagai informasi yang dibutuhkan,” tegas rektor Dewa oka membuka seminar dengan menampilkan tiga pembicara utama dan para pemakalah dari luar bali seperti Bandung, Palangkaraya, Bima, Surabaya, Sulawesi, serta perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali.
Tiga narasumber dalam seminar tersebut masing masing Dr. Nanis Susanti,M.M. dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dengan makalah berjudul Pengembangan Softskill pada Era Revolusi Industri 4.0. Menurut Nanis Susanti bahwa dalam revolusi industry 4.0 terdapat perubahan besar-besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, digital dan biologi. Revolusi ini ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang seperti kecerdasan buatan, robot dan kendaraan tanpa awak.
[pilihan-redaksi2]
Narasumber kedua Dr. Dadang Hermawan dari ITB Stikom Bali dengan judul makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi Revolusi industri 4.0 menyatakan bahwa dalam era teknologi industry saat ini, kita tidak bisa menolak teknologi tetapi harus kita terima untuk dikolaborasikan dalam kehidupan.
Narasumber kedua Dr. Dadang Hermawan dari ITB Stikom Bali dengan judul makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi Revolusi industri 4.0 menyatakan bahwa dalam era teknologi industry saat ini, kita tidak bisa menolak teknologi tetapi harus kita terima untuk dikolaborasikan dalam kehidupan.
Narasumber terakhir Dr. Gede Rasben Dantes,S.T.,MTI dari Undiksa Singaraja dengan makalah berjudul Meningkatkan Kualitas SDM dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 menyatakan bahwa saat ini tidak saja dituntut revolusi industry 4.0 tetapi juga dituntu mahasiswa 4.0, dosen 4.0 dan perguruan tinggi 4.0.
Seminar nasional berlangsung selama 2 hari mulai dari 16 September 2019 dan berakhir 17 September 2019. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026