Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 14 Agustus 2026
LPPM Unud Dorong Gerak Ekonomi Desa Bangun Kewirausahaan di BUMDes
Rabu, 25 September 2019,
14:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pertumbuhan ekonomi desa seringkali dinilai lambat, jika dibandingkan dengan pembangunan ekonomi perkotaan. Sementara itu, revolusi industri 4.0 menuntut para pelaku ekonomi di desa hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi dalam pengembangan usaha.
[pilihan-redaksi]
Melihat hal tersebut, Universitas Udayana melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana berupaya mendorong gerak ekonomi desa dengan membangun kewirausahaan yang dapat ditampung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal itu disampaikan, Ketua LPPM Unud, Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P, di Ruang Pertemuan A.A. Made Djelantik, Universitas Udayana, di Jalan Sudirman, Kota Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2019).
Melihat hal tersebut, Universitas Udayana melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana berupaya mendorong gerak ekonomi desa dengan membangun kewirausahaan yang dapat ditampung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal itu disampaikan, Ketua LPPM Unud, Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P, di Ruang Pertemuan A.A. Made Djelantik, Universitas Udayana, di Jalan Sudirman, Kota Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2019).
“Kita mendorong dengan melakukan inovasi, mengembangkan produk inovasi berbasis kerajinan dan industri kreatif, memasarkan produknya dengan memanfaatkan teknologi yang bisa lebih efisien dan produktif lagi,” jelasnya.
Pergerakan ekonomi desa tentu harus turut didorong dengan pengembangan teknologi yang tepat guna juga. Tentunya dengan tetap sesuai dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, ekonomi, dan tidak mencemari lingkungan.
Dia menambahkan, dengan adanya kolaborasi tersebut dikatakan, ekonomi desa tentunya akan mampu bergerak maju serta dapat bersaing secara global juga nantinya. "Sehingga apa yang menjadi kebutuhan warga tentu akan mampu dipenuhi juga. Serta ekonomi di Desa akan dapat terdorong terutama ke arah yang lebih berkembang serta lebih maju lagi," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026