Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kepala Desa Harus Dorong Perekonomian Desa Lebih Maju
Kamis, 26 September 2019,
21:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Desa saat ini jangan hanya bisa mensejahterakan masyarakat dari layanan Pemerintah saja. Akan tetapi harus mampu memiliki kemampuan juga, serta bertangung jawab terutama dalam hal memajukan atau dapat mendorong perekonomian di Desa yang dipimpinnya.
[pilihan-redaksi]
"Tentu masyarakat desa dapat menentukan siapa yang bisa melakukan hal tersebut. Tidak hanya bagus dalam bidang Pemerintahan akan tetapi, memiliki talenta serta jiwa kewirausahan yang tingg juga. Yang akhirnya akan memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat di Desa tersebut juga," jelas Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, belum lama ini.
"Tentu masyarakat desa dapat menentukan siapa yang bisa melakukan hal tersebut. Tidak hanya bagus dalam bidang Pemerintahan akan tetapi, memiliki talenta serta jiwa kewirausahan yang tingg juga. Yang akhirnya akan memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat di Desa tersebut juga," jelas Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, belum lama ini.
Ia menjelaskan tugas Prebekel atau Kepala Desa memang sulit, jika dilihat secara garis besarnya dapat dibagi menjadi dua. Yakni, pertama sebagai aparatur Pemerintah dan kedua seyogyanya harus mampu tingkatkan perekonomian di Desa.
"Pertama sebagai aparatur Pemerintah yang paling bawah berhadapan langsung dengan masyarakat berkaitan dengan layanan di bidang Pemerintahan itu tupoksi pertamanya. Akan tetapi, di lain pihak dibebankan pula agar mampu menjalankan serta bertangung jawab terhadap perekonomian di Desa tersebut," ujarnya.
Meski demikian melihat sistem saat ini, dengan talenta yang dimiliki oleh seorang Kepala Desa, hal tersebut sudah tidak menjadi suatu masalah lagi bagi Kepala Desa.
[pilihan-redaksi2]
"Tinggal melakukan kerjasama agar bisa saling bahu-membahu. Misal, mulai dengan perguruan tinggi, akademik, Korporat maupun teman-teman pelaku usaha yang telah berpengalaman. Yang jelas dalam hal ini bukan Bapak Kepala Desa yang melakukan, misal kegiatan BUMdes melainkan bisa dilimpahkan dengan teman-teman yang memang memiliki kemapuan melaksanakan," paparnya.
"Tinggal melakukan kerjasama agar bisa saling bahu-membahu. Misal, mulai dengan perguruan tinggi, akademik, Korporat maupun teman-teman pelaku usaha yang telah berpengalaman. Yang jelas dalam hal ini bukan Bapak Kepala Desa yang melakukan, misal kegiatan BUMdes melainkan bisa dilimpahkan dengan teman-teman yang memang memiliki kemapuan melaksanakan," paparnya.
Jika dilihat lahirnya Kepala Desa juga tidak dilakukan dengan penunjukan atau dengan asal-usulnya tidak jelas, tetapi pemilihan tersebut dilakukan tentu dengan sangat ketat dilakukan langsung oleh masyarakat Desa.
"Dengan pola seleksi yang dilakukan, bagaimana kepala desa dapat menjabat tentu telah melalui proses. Bisa saja dalam proses seleksi termasuk dibidang BUMdes tersebut. Misalnya, dengan proses tersebut seorang Kepala Desa yang memiliki kemampuan di Pemerintahan maupun di bidang dunia usaha dalam rangka peningkatan perekononian di masyarakat telah melalui seleksi, juga," tutupnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026