Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pascapenangkapan Terduga Teroris, Satpol PP Tabanan Keluarkan Surat Edaran ke Desa
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pascatertangkapnya terduga teroris di Kabupaten Jembrana, jajaran Satpol PP Tabanan akan meningkatkan pengawasan dan Patroli. Bahkan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke Perbekel dan Bendesa Pakraman seluruh Tabanan untuk ikut meningkatkan pengawasan terhadap penduduk pendatang (Duktang).
[pilihan-redaksi]
Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, untuk saat ini peningkatan pengawasan lebih ditingkatkan. Utamanya terhadap kantong pendatang dan memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Pakraman dan dinas terkait untuk mengefektifkan pengawasan.
"Jadi yang sebelumnya awas 1, sekarang awasnya 3 kali lipat," katanya, Senin (14/10).
Kata dia, mengingat jangkuan anggota untuk melakukan pengawasan terbatas, setelah melaporkan ke Sekda Tabanan, Gede Susila sudah membuat surat edaran yang ditujukan kepada para Perbekel dan Bendesa Pakraman se-Tabanan.
PenekanaNnya meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap penduduk pendatang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
"Surat sudah kami kirim hari ini (kemarin)," ujar Sarba.
Namun Sarba menerangkan pihaknya dalam melakukan patroli terhadap duktang tidak hanya dilakukan ketika ada kejadian. Akan tetapi sudah rutin menggelar patroli gabungan dengan melibatkan jajaran kepolisian, TNI dan Disdukcapil. Jika ada yang melanggar administrasi sudah ditindak tipiring sementara kalau menemukan hal yang tidak diinginkan sudah mapor ke polisi.
"Kita turun ke lapangan sebulan rutin. Pelanggaran administrasi yang menjadi kewenangan kita sudah mengalami tren penurunan," katanya.
Dan menurut Sarba selama melakukan operasi memang pelanggaran terbanyak itu karena tanpa identitas. Terbanyak duktang ada di Kecamatan Tabanan dan Kediri. Di Kecamatan Kediri ada di Desa Banjar Anyar dan Desa Kediri, sementara di Kecamatan Tabanan ada di Desa Dauh Peken dan Desa Gubug.
"Tetapi selama kita lakukan operasi pelanggaran administrasi tanpa KTP banyak. Dan duktang seluruh Indonesia sangat banyak ditemukan di Kecamatan Kediri dan Tabanan," ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2241 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun