Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pascapenangkapan Terduga Teroris, Satpol PP Tabanan Keluarkan Surat Edaran ke Desa
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pascatertangkapnya terduga teroris di Kabupaten Jembrana, jajaran Satpol PP Tabanan akan meningkatkan pengawasan dan Patroli. Bahkan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke Perbekel dan Bendesa Pakraman seluruh Tabanan untuk ikut meningkatkan pengawasan terhadap penduduk pendatang (Duktang).
[pilihan-redaksi]
Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, untuk saat ini peningkatan pengawasan lebih ditingkatkan. Utamanya terhadap kantong pendatang dan memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Pakraman dan dinas terkait untuk mengefektifkan pengawasan.
"Jadi yang sebelumnya awas 1, sekarang awasnya 3 kali lipat," katanya, Senin (14/10).
Kata dia, mengingat jangkuan anggota untuk melakukan pengawasan terbatas, setelah melaporkan ke Sekda Tabanan, Gede Susila sudah membuat surat edaran yang ditujukan kepada para Perbekel dan Bendesa Pakraman se-Tabanan.
PenekanaNnya meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap penduduk pendatang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
"Surat sudah kami kirim hari ini (kemarin)," ujar Sarba.
Namun Sarba menerangkan pihaknya dalam melakukan patroli terhadap duktang tidak hanya dilakukan ketika ada kejadian. Akan tetapi sudah rutin menggelar patroli gabungan dengan melibatkan jajaran kepolisian, TNI dan Disdukcapil. Jika ada yang melanggar administrasi sudah ditindak tipiring sementara kalau menemukan hal yang tidak diinginkan sudah mapor ke polisi.
"Kita turun ke lapangan sebulan rutin. Pelanggaran administrasi yang menjadi kewenangan kita sudah mengalami tren penurunan," katanya.
Dan menurut Sarba selama melakukan operasi memang pelanggaran terbanyak itu karena tanpa identitas. Terbanyak duktang ada di Kecamatan Tabanan dan Kediri. Di Kecamatan Kediri ada di Desa Banjar Anyar dan Desa Kediri, sementara di Kecamatan Tabanan ada di Desa Dauh Peken dan Desa Gubug.
"Tetapi selama kita lakukan operasi pelanggaran administrasi tanpa KTP banyak. Dan duktang seluruh Indonesia sangat banyak ditemukan di Kecamatan Kediri dan Tabanan," ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan