Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Besaran UMK Karangasem Disepakati Naik Jadi Rp2,5 Juta Lebih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dewan Pengupahan Kabupaten Karangasem menyepakati besaran Upah minimum kabupaten (UMK) Karangasem tahun 2020 sebesar Rp. 2.555.469,09 untuk diusulkan ke pada Gubernur Bali pada Kamis (24/10/2019) siang.
[pilihan-redaksi]
Jumlah UMK Karangasem yang diusulkan ke provinsi tersebut naik sebesar Rp.200.415 dari jumlah UMK Karangasem sebelumnya yaitu tahun 2019 sebesar Rp. 2.355.054,00.
Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suradnyana yang juga selaku Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Karangasem menjelaskan, naiknya upah minimum kabupaten Karangasem ini didasari oleh hasil survei kebutuhan hidup layak yang telah dilakukan Disnaker di beberapa pasar tradisional serta monev kepatuhan penerapan UMK disejumlah perusahaan.
"Dasar penetapan besaran UMK Karangasem tahun 2020 adalah hasil survey kebutuhan hidup layak yang telah dilakukan," kata Suradnyana ketika ditemui media ini.
Tidak hanya dari hasil survei, pihaknya juga telah melakukan pertemuan bersama perwakilan serikat buruh dan perwakilan pengusaha untuk menggodok terkait besaran UMK hingga muncul angka tersebut untuk ditetapkan dan diusulkan ke Gubernur Bali.
Hanya saja, menurut Suradnyana UMK ini hanya berlaku bagi pengusaha dan pekerja swasta saja, itu pun kembali tergantung dengan kemampuan perusahaan masing-masing.
Karena, lanjutnya, apabila perusahaan bersangkutan tidak mampu untuk memberikan upah sesuai dengan UMK, maka pihak perusahaan bisa mengajukan berupa surat penangguhan bahwa tidak mampu untuk memberikan upah sesui dengan UMK.
Mirisnya, UMK Karangasem yang telah disepakati dan akan diusulkan ini rupanya tidak berpengaruh terhadap gaji pegawai kontrak Pemkab Karangasem dimana saat ini berdasarkan informasi yang diperoleh besaran Gaji pegawai kontrak rata - rata Rp.800 sampai dengan Rp.1,2 juta.
Menurut Suradnyana, terkait dengan besaran gaji tenaga kontrak yang masih jauh di bawah UMK, itu semua tergantung dengan kemampuan daerah itu sendiri sesui dengan yang tercantum dalam perjanjian kontrak kerja itu sendiri.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3779 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1720 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang