Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Besaran UMK Karangasem Disepakati Naik Jadi Rp2,5 Juta Lebih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dewan Pengupahan Kabupaten Karangasem menyepakati besaran Upah minimum kabupaten (UMK) Karangasem tahun 2020 sebesar Rp. 2.555.469,09 untuk diusulkan ke pada Gubernur Bali pada Kamis (24/10/2019) siang.
[pilihan-redaksi]
Jumlah UMK Karangasem yang diusulkan ke provinsi tersebut naik sebesar Rp.200.415 dari jumlah UMK Karangasem sebelumnya yaitu tahun 2019 sebesar Rp. 2.355.054,00.
Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suradnyana yang juga selaku Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Karangasem menjelaskan, naiknya upah minimum kabupaten Karangasem ini didasari oleh hasil survei kebutuhan hidup layak yang telah dilakukan Disnaker di beberapa pasar tradisional serta monev kepatuhan penerapan UMK disejumlah perusahaan.
"Dasar penetapan besaran UMK Karangasem tahun 2020 adalah hasil survey kebutuhan hidup layak yang telah dilakukan," kata Suradnyana ketika ditemui media ini.
Tidak hanya dari hasil survei, pihaknya juga telah melakukan pertemuan bersama perwakilan serikat buruh dan perwakilan pengusaha untuk menggodok terkait besaran UMK hingga muncul angka tersebut untuk ditetapkan dan diusulkan ke Gubernur Bali.
Hanya saja, menurut Suradnyana UMK ini hanya berlaku bagi pengusaha dan pekerja swasta saja, itu pun kembali tergantung dengan kemampuan perusahaan masing-masing.
Karena, lanjutnya, apabila perusahaan bersangkutan tidak mampu untuk memberikan upah sesuai dengan UMK, maka pihak perusahaan bisa mengajukan berupa surat penangguhan bahwa tidak mampu untuk memberikan upah sesui dengan UMK.
Mirisnya, UMK Karangasem yang telah disepakati dan akan diusulkan ini rupanya tidak berpengaruh terhadap gaji pegawai kontrak Pemkab Karangasem dimana saat ini berdasarkan informasi yang diperoleh besaran Gaji pegawai kontrak rata - rata Rp.800 sampai dengan Rp.1,2 juta.
Menurut Suradnyana, terkait dengan besaran gaji tenaga kontrak yang masih jauh di bawah UMK, itu semua tergantung dengan kemampuan daerah itu sendiri sesui dengan yang tercantum dalam perjanjian kontrak kerja itu sendiri.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan