Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Gianyar Tanpa Daerah Kumuh di Akhir 2019
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Gianyar yang digarap sejak 2014 mulai menunjukkan trend positif. Sesuai penilaian pusat, daerah berjuluk gudang seni ini tergolong tidak kumuh lagi.
[pilihan-redaksi]
Hal ini disampaikan Konsultan Oversight Service Provider (OSP) Propinsi Bali, Resmi Sri Nulus saat eksebishi program KOTAKU pada acara Car Free Day di Taman Kota Gianyar, Minggu (10/11)
"Secara numerik atau angka, Kabupaten Gianyar skornya dibawah 19, artinya tergolong tidak kumuh lagi," kata Resmi Sri Nulus.
Dijelaskan, penilaian tergolong tidak kumuh lagi berdasarkan adanya peningkatan keteraturan bangunan, sarana air minum, sanitasi, drainase, jalan, bahaya kebakaran, persampahan dan ruang terbuka hijau.
"Kendati demikian, secara visual masih menyisakan spot kumuh seperti masalah sampah, drainase dan sanitasi yang perlu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah," imbuh Resmi Sri Nulus.
Sebelumnya sesuai SK Bupati Gianyar tahun 2014, Gianyar mempunyai daerah kumuh yang tersebar di 8 desa di tiga kecamatan yakni Sukawati, Ubud dan Blahbatuh. Sejak tahun 2015 mulai digarap Pemkab Gianyar melalui dinas terkait melibatkan masyarakat
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, Pemkab Gianyar memiliki peran, tugas dan tanggung jawab untuk menyukseskan program kotaku agar capaian target RPJMN 2015-2019 tercapai secara sukses di Kabupaten Gianyar.
"Salah satu tujuan dari program ini adalah menghilangkan kawasan kumuh di tahun 2019," ujarnya.
Selain itu, kata Kujus Pawitra, Program KOTAKU adalah upaya mewujudkan lingkungan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, melalui prakarsa 100-0-100, yaitu; dengan mencapai 100 persen akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga 0 persen, dan 100 persen akses sanitasi untuk masyarajat Indonesia pada akhir 2019.
"Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi kawasan kumuh," harapnya.
Kegiatan ekshebisi KOTAKU di Acara CFD Taman Kota Gianyar diantaranya membagikan brosur pentingnya daerah tanpa kumuh kepada pengunjung CFD serta sosialisasi dari relawan Trash Hero, Ketut Suarnaya yang mengajak pengunjung CFD bersama sama hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik.
Reporter: Humas Gianyar
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8321 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar