Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pra Desain Penataan Danau Buyan, Pemkab Buleleng Gelar Penanaman Pohon
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebagai langkah awal atau bagian dari pra desain penataan Danau Buyan dengan konsep land use farming, yang akan dijadikan salah satu destinasi wisata di Buleleng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelar penanaman pohon.
[pilihan-redaksi]
Hal ini juga dilakukan untuk memulihkan kerusakan hutan dan lahan di kawasan Danau Buyan. Penanaman pohon ini serangkaian dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan pelaksanaan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan 55 Bank Sampah Unit SKPD di Lingkup Pemkab Buleleng, yang diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST, di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Minggu (24/11).
Dalam sambutannya, Bupati Suradnyana menegaskan pohon yang ditanam di kawasan Danau Buyan agar menggunakan pohon-pohon dengan ukuran besar yang memiliki angka harapan hidup lebih lama. Ia juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintah di Pemkab Buleleng agar tidak lagi memanfaatkan penanaman pohon untuk tujuan seremonial saja. Jika penanaman pohon dilakukan tanpa adanya tindak lanjut seperti pemeliharaan pohon itu sendiri, akan menjadi sesuatu yang mubazir.
“Jangan takut untuk menganggarkan pemeliharaan pohon dalam upaya melestarikan lingkungan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., MAP menjelaskan jumlah total pohon yang akan ditanam di kawasan Danau Buyan adalah sebanyak 2.170 pohon. Selain sebagai langkah awal dalam penataan Danau Buyan, penanaman pohon ini juga bertujuan untuk memulihkan kerusakan hutan dan penghijauan.
Ke depan, pohon-pohon yang ditanam ini tentunya dapat mengurangi resiko terjadinya bencana alam yang sering terjadi di kawasan tersebut seperti bencana longsor dan banjir. Selain penanaman pohon, pada gerakan Bali Resik Sampah Plastik juga dilakukan pengukuhan Bank Sampah Unit sebagai upaya pengurangan sampah plastik masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Sehingga sampah plastik yang masih mempunyai nilai ekonomi masih bisa diolah dengan konsep reduce, reuse, recycle ,” tutupnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2408 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun